Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label me. Tampilkan semua postingan

Senin, Mei 06, 2013

Bintik merah setelah demam..? Tenaaaaaaaang... ROSEOLA INFANTUM (^_^)

Beberapa hari yang lalu..hmmm.tepatnya sabtu malam minggu..hmm... tanggal 27 April.. ga ada angin ga ada hujan...ananda zaf  tiba-tiba demam tinggi....Ya ALLAH...
emang sih sehari dua hari sebelumnya selera makan anada zaf jadi menurun..tiba-tiba jadi susah makan..yang sempet membuat saya agak sedikit naik pitam..(fiuh..)..setiap kali dikasih makan, di lepeh ma dia..alhasil butuh berjam-jam ngasih makan dia. Itu juga ga ada yg masuk, karena selalu dibuang.
Dan alhasil karena saya sedikit marah, dia jadi nangis-nangis ga jelas..lama-lama ga tega juga maksa dia makan. Kepala saya rasanya mau pecah.

Malamnya setelah dia mengangis kencang, karena saya paksa makan ( ya ALLAH ampuni saya yang khilaf ). Zafina panas tinggi, awalnya saya pikir, apa karena akibat saya marah ya..???. saya tunggu sampai besok..ternyata panasnya tak turun-turn juga..malah semakin tinggi. saya juga akhirnya ijin tak masuk kerja. Walaupun panas, Alhamdulillah zafina masih tetap bisa bermain, walaupun tidak seaktif biasanya, dia jadi sering tidur, tidurnya juga gelisah, mungkin karena tidak enak dengan badannya yang panas. Coba saya cek dengan termometer, suhunya mencapai 39.4' c. wuooo..saya panik dong! tapi kok ya ALhamdulillahnya ananda zaf tenang-tenang saja, saya pikir dia akan kejang atau apa gitu. Langsung saya minumkan SANMOL penurun panas 0.6 ml. Tapi Saya masih cemas, langsung saya kompres keningnya, berharap mengurangi panasnya, melihat pengalaman sebelumnya waktu zafina panas, ternyata ampuh menurunkan. Dan sekarang saya mencobanya kembali, Alhamdulilah zafina merasa nyaman, dengan sedikit kupijit-pijit kepalanya, tidurnya jadi agak tenang dan lama. Alhamdulillah panasnya turun.

Hingga malam, ternyata panasnya naik lagi..ya ALLAH..makin cemas saya, tapi saya berusaha tetap tenang. masih berharap besok telah sembuh dan hanya panas biasa. Abinya pun agak menenangkan, dia berfikir mungkin panasnya karena mau tumbuh gigi taring. Secara cuma tinggal gigi taring saja yang belum tumbuh. Dan saya tengok memang terlihat ada gigi kecil yang muncul di gusi tempat gigi taringnya. Saya pun berharap demikian. Namun ternyata hingga pagi pun demamnya tak hilang juga. Pikiran saya sudah ke demam berdarah saja, saya jadi pobia pada nyamuk-nyamuk yang menghinggapinya. Saya khawatir karena toh beberapa hari ini nyamuk terlihat banyak dirumah dan cuaca yang tidak menentu hujan yang tiba-tiba deras. Isu-isu diluar rumah juga yang katanya lagi musin Tifus dan DB, Aduh..ya ALLAH.  Lagi-lagi saya berharap tidak demikian dengan ananda zaf. Saya tidak mau ke dokter anak lagi, saya tidak mau ananda zaf masuk rumah sakit lagi. Saya sudah cukup trauma dengan keadaan zafina beberapa bulan yang lalu yang harus mendekam di RS cukup lama, saya tidak mau lagi. saya tidak mau mengulanginya lagi! Saya tidak mau anak saya di cekoki obat-obatan lagi...kasihan dia masih terlalu kecil.

Suami sebenarnya sudah menyarankan untuk ke dokter anak, saya tetap keukeh menunggu hingga hari ketiga dan keempat. Saya tidak mau buru-buru ke dokter, pertimbangan saya juga karena saya melihata kondisi ananda zaf yang maih mau makan walo dipaksa, masih lancar minum, dan masih lancar ASI dan yang pastinya dia masih beraktifitas bermain-main walo tidak se aktif biasanya. Bagi saya ananda zaf masih bisa di tangani sendiri oleh saya. Tiap hari semenjak panas, ananda zaf saya minumkan jus jambu biji. Saya tambahkan agak lebih bawang merah dan bawang putih ke makannnya, karena saya tau bawang memilki antibiotik alami dan bawang merah sebagai penurun panas.

Saya masih mencoba untuk bersabar menunggu hingga hari berikutnya, pikir saya jika sampai empat hari ini ananda zaf tak turun-turun juga panasnya, ok, saya akan serahkan ke dokter. Masih berdoa, semoga zafina lekas reda demamnya. Menjelang malam saya pegang keningnya agak'adem', sedikit menenangkan saya. Saya berdoa, semoga bertahan hingga besok dan seterusnya. Besoknya saya periksa kondisi tubuh zafina. Alhamdulillah masih belum berubah dari semalam, demamnya tidak timbul lagi..37,4' c.  Alhamdulillah masih normal..kondisi ananda zaf pun terlihat lebih segar. Dia mulai berlari-larian lagi. Tapi saya belum begitu tenang, saya masih memantau, takut-takut nanti naik lagi. karena itulah yang saya takutkan. jika tiba-tiba panasnya turun drastis dan kemudian naik lagi, saya tau kemana saya harus membawanya pergi. Siang hari, masih aman.  Soreeeee...aman.  Malam...hingga ABi-nya pulang..Alhamdulillah aman, panasnya hilang. Alhamdulillah...,Namun ada yang aneh saat saya mengganti bajunya. Ada bercak merah banyak mengelilingi tubuhnya. Agak sedikit cemas. Tapi kemudian saya teringat, sepertinya saya pernah membaca mengenai penyakit ini, penyakit panas yang kemudian setelah turun timbul bintik merah, tapi saya lupa itu apa, ada kepikiran ke DB juga, tapi saya tidak yakin. Saya langsung searching ke internet dan saya menemukan ROSEOLA INFANTUM!
ya! itulah penyakit anak saya. itulah yang menimpa ananda zaf  ternyata beberapa hari ini. (^_^)

Dan apa itu itu ROSEOLA INFANTUM??
Roseola infantum dalah penyakit demam tinggi sekitar 39-40' celsius yang biasanya menimpa pada anak usia 6 hingga 3 tahun. Penyakit ini akibat virus herpes tipe 6 dan 7. Sang anak biasanya akan demam tinggi selama kurang lebih 3 hingga 4 hari dan setelah panasnya turun  akan diikuti dengan timbulnya bintik-bintik merah pada seluruh tubuhnya. Dan bintik-bintik merah ini akan hilang dengan sendirinya selama kurang lebih dua hari, cukup dikasih bedak saja. Kita cukup konsentrasi untuk menurunkan demam sang anak, cukup dengan memberi obat penurun panas (parasetamol).
untuk info lengkap mengenai roseola infantum bisa lihat disini

Alhamdulillah..saya pun lega..Ananda zaf akhirnya ceria lagi.

so, untuk bunda-bunda dan para ayah, jika anak demam jangan dulu panik dan langsung ke dokter karena terkadang seperti yang saya baca-baca dari keluhan beberapa ibu-ibu yang mengalami hal yang sama setelah ke dokter anak, terkadang mereka mendiagnosa penyakit tersebut adalah campak or DB, so sang anak buru-buru dikasih obat. Hiks kasihankan???.
Tunggulah hingg tiga hari dan lihat perkembangnnya..jangan sedikit-sedikit dokter...tenangggggg...tetep cool, calm, and confident.(^_^)d

Sebagai orang tua kita juga harus cerdas kan? buat anak kok coba-coba..(^_^)v


"Jangan engkau mengecam demam karena itu bisa menghapuskan dosa-dosa manusia seperti api hilangkan noda pada besi" (HR Muslim)

“Tidak ada penyakit yang menimpaku yang lebih aku sukai daripada demam, sebab demam merasuk setiap organ tubuhku, dan Allah Swt akan mengaruniakan pahala bagi setiap organ tubuh yang diserang sakit” (Abu Hurairah)

 

Senin, Maret 18, 2013

Ada sesuatu yang ingin ALLAH sampaikan...

Ini semua tentang pendapat saya. Kalian mau sependapat ataupun tidak itu terserah anda. Saya punya hak untuk berpendapat!.

Banyak teman yang bertanya pada saya, atau heran melihat saya. Kenapa saya begitu getol dengan yang namanya pemberian ASI. Sangat sering saya melakukan kampanye di media yang saya miliki bahkan dikantor, mungkin saya orang terlama yang melakukan 'pumping'. Saya menunggu sampai dua tahun full!. Selama ASI saya masih ada, saya biarkan anakku menyusunya. Karena bagiku, itu adalah haknya!.Dan saya tau betapa pentingnya ASI untuk anakku.

Saya dan suami pun sepakat untuk menunda memiliki anak lagi sampai anak pertama kami genap dua tahun, genap ia mendapatkan ASInya. Kenapa? banyak pertimbangan.

Pertama, saya berkomitmen memberikan anak saya ASI selama dua tahun, jika saya hamil lagi disaat dia masih belum genap dua tahun artinya kemungkinan ASI saya akan berhenti pada saat saya hamil lagi, dan artinya anak pertamaku tidak akan mendapatkan hak ASInya selama dua tahun. Bagi saya inipun sudah mendzolimi dia. Kedua, jika saya hamil lagi di saat ananda zaf masih belum genap dua tahun dan kalopun ASI saya masih berjalan, dan saya tetap memaksakan dia untuk tetap menyusui disaat saya hamil, maka saya tidak tau apakah saya bisa berlaku adil pada sang calon adiknya karena gizi yang harusnya ia dapat diambil oleh kakaknya melalui ASI. Bukankah ASI yang mengalir adalah darah yang mengandung banyak gizi yang seharusnya di peruntukkan untuk sang cabang bayi. Ato tegakah saya menghentikan ASI sang kakak demi menjaga gizi sang calon bayi?.  Saya pun mengukur diri saya yang memiliki tubuh yang lemah.  Mampukah saya membagi gizi antara saya sendiri, sang bayi dan kakak yang masih butuh ASI?. Anak kita punya HAK ASInya selama DUA TAHUN!.


Ketiga, jika memang mau melakukan Imunisasi alami, bukankah ASI-lah imunisasi alami itu. Bagaimana mungkin bagi mereka yang tidak melakukan imunisasi nasional, tapi tidak memberikan hak ASI yang seharusnya sebagai Imunisasi alami bagi sang anak. ASI adalah yang terbaik untuk sang anak, silahkan searching sendiri dimanapun, bagaimana begitu dahsyatnya manfaat ASI itu. Maka, saya ingin memberikan imunisasi alami  itu dua tahun full pada anak saya. Dua tahun untuk kebaikan dimasa depannya.

Keempat, anak saya yang belum genap dua tahun, yang belum mampu berbicara dengan benar, masih butuh kasih sayang orang tuanya. Saya hanya tak tega disaat dia masih lemah, saya sudah memiliki anak lagi, dan kasih sayang itu terbagi dengan adiknya. (Silahkan jika anda bisa, sungguh hebat anda, tapi coba tanyakan pada anak anda yang belum bisa berbicara itu, bagaimana dengan perasaanya?). Konsentrasi kita pasti akan lebih banyak tertuju pada sang bayi bukan?.
“Dan hendaknya takut dan khawatir orang orang yang apabila mereka meninggalkan generasi yang lemah. Supaya mereka khawatir terhadap anak cucunya, Dan hendaknya mereka takut kepada Allah, dan hendaklah mereka mengucap dengan ucapan yang benar”.(QS.An Nisa’ 9).
Mungkin dari sebagian orang bisa melakukannya. Ok itu anda. itu kehidupan anda. Dan saya punya kehidupan sendiri. Karena saya dan suami memliki pemikiran sendiri. Berbeda itu indah bung!. Saya pun dulu memiliki pengalaman yang hanya beda setahun dengan adik saya. Maka saya tau rasanya, saya tau rasanya tidak mendapatkan hak ASI saya, saya tau bagaimana rasanya memilki adik yang tak jauh berbeda usia dengan saya. Dan saya putuskan pada diri saya untuk tidak mengulanginya pada anak-anak saya dan semua atas ijinNYA.  Saya hanya berikhtiar, ALLAH yang menentukan. Bismillah.

Kelima, saya hanya berfikir, ALLAH saja bahkan mengulang-ulang dalam AL-Quran untuk menyusui anak selama dua tahun, menyapih anak setelah dua tahun. 
Al-Quran Surah Al-Baqoroh : ayat 233 :
"Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.."

Al-Quran Surah Luqman : ayat 14 :
"... ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.."

Al-Quran Surah Al-Ahqof :ayat 15 :
"... ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan,...."
Saya hanya mencoba untuk menganalisa sendiri. Ada sesuatu yang ingin disampaikan ALLAH. tidak ada sesuatu yang tidak berguna apa yang disampaikanNYA. Ada sesuatu dibalik semua yang di firmankanNYA. LIhatlah! ALLAH sendiri yang mengatakanya, ALLAH sendiri yang memfirmanNYA! untuk genap menyusui selama DUA tahun!. dan ALLAH tidak hanya mengatakannya sekali!

Maka, saya coba bertanya pada kalian yang memiliki anak belum genap dua tahun dan sudah hamil lagi, masih bisakah kalian menyusui anak kalian yang pertama!!. Genapkah dua tahun sang anak mendapatkan HAKnya!

Sekali lagi ini pemikiran saya sendiri. JIka ALLAH menyuruh untuk menyapih dua tahun. Saya berfikir bagaimana caranya saya bisa memberikan hak ASI anak saya dua tahun tanpa ada halangan. 
Dulu saya dan suami pernah berencana untuk memiliki anak kedua segera setelah anak pertama, namun setelah kami belajar dan belajar lagi, mencoba menelaah, bisakah saya menyusui anak saya ketika saya hamil lagi. Lalu bagaimana dengan kasih sayang yang ia dapatkan?, bisakah saya membagi diri saya pada dua bayi saya yang belum bisa berbicara. Saya hanya melihat diri saya sendiri yang mengurus ananda zaf, masih sendiri saja saya masih merasa kurang waktu dengannya.  Dan bisakah saya memberikan pengertian pada bayi pertama saya yang belum genap dua tahun dan belum bisa berbicara untuk sedikit mengalah pada adiknya? . Ah, saya dan suami pun memikir ulang untuk memberi jarak yang sangat dekat dengan adiknya. Saya terus memikirkan mengapa ALLAH mengulang-ulang dalam Al-Quran untuk menyapih anak selama dua tahun.

Lagipula, bukankah menyusui secara eksklusif (artinya anda benar-benar menyusui bayi anda secara aktif dan teratur  loh ya... ) merupakan alat kontrasepsi alami yang handal?(^_^). Faktanya, Bila ibu menyusui dan memberi ASI secara eksklusif, maka umumnya ibu akan mengalami suatu kondisi yang disebut sebagai Amenore Laktasi( tidak terjadinya haid yang diakibatkan oleh menyusui secara eksklusif).
Menurut dr.Asti Praborini, Sp.A, "Cara kerja Metode Amenore Laktasi serupa dengan metode kontrasepsi hormonal, yaitu menunda atau menekan ovulasi atau pelepasan sel telur.
Lihat!..ALLAH saja sudah mengatur tubuh kita sedemikian sempurna. (^_^). ALLAH sudah mengaturnya, jika kita benar-benar menyusui bayi kita dengan sempurna, maka menyapih anak dua tahun itu akan terpenuhi. Saya sendiri yang mengalaminya, hingga sekarang saya belum haid, ananda zaf sudah 17 bln.

Saya hanya berfikir, mungkin ALLAH ingin menyampaikan:  berikan hak ASInya dan HAK kasih sayangnya selama dua tahun karena itu waktu yang cukup untuknya dan karena di usia itu sang anak sudah bisa berbicara, sudah bisa kita ajak diskusi, beri pengertian dan siaplah saya untuk memberikannya kembali seorang adik. YA! saya pikir dua tahunlah waktu yang tepat untuk melepas anakku zaf untuk mandiri dan Saya siap kembali untuk memilki anak. Saya siap memilki banyak anak. Suamiku sangat ingin memiliki banyak anak. Dan saya tidak keberatan. Hanya kami punya perencanaan. Kami ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak kami. Saya hanya melihatnya sama seperti ketika kita ingin menikah. Kita tidak akan asal-asalan mencari calon pasangan kita bukan? Tidak hanya asal menikahkan? dengan siapa saja yang penting menikah, tidak begitu bukan?butuh perencanaan dalam sebuah pernikahan untuk masa depan. Kita sendiri berusaha mempersiapkan diri kita untuk menyongsong masa depan. Seorang yang soleh/solehah. Pekerjaan yang mapan untuk menghidupi anak istri. Bagi saya, begitu pula dalam perencanaan memilki anak, kami mencoba untuk mengaturnya. agar semua terencana dengan baik dan tidak hanya asal-asalan. Karena semuanya untuk masa depan.



Maaf ini pendapat saya, terserah kalian mau sepakat ato tidak. Bebas berpendapat bung!. saya hanya mencoba untuk berhati-hati untuk tidak mendzolimi diri saya sendiri, anak-anak saya dan keluarga saya.

Setiap dari kita telah diberikan kemudahan oleh ALLAH untuk mengatur hidup kita dengan segala ijinNYA. Dari kita hanya mengusahakannya. Saya dan suami hanya mencoba menata kehidupan yang lebih baik dan terencana. Kami hanya ingin anak-anak kami mendapatkan haknya, kami berdua bekerja, kami sadar tidak banyak waktu yang kami berikan untuk mereka. Maka kami hanya berusaha untuk bisa memberikan kasih sayang pada anak-anak kami. Hingga ia tau bahwa kami sangat menyayangi mereka karena ALLAH. Kami ada untuk mereka. karena kami orang tuanya.


“Allah mewasiatkan kepada kalian tentang anak-anak kalian”
[QS. an-Nisa' : 11]


................................................................................................................

Jumat, Maret 08, 2013

Sedikit Waktu untuk Anakku


Basi rasanya jika saya mengatakan kembali bahwa sekian lama saya kembali absen menulis.  Berkali-kali saya mengatakan ini, dan kembali terulang lagi.  Datang, hilang dan kembali.  Bahkan saya sempat lupa password saya masuk ke blog ini saking lamanya saya tidak membukanya kembali.  Banyak mungkin yang bertanya, kemana saya sebenarnya? kenapa saya menghilang begitu saja? sudah bosankah saya dengan dunia blog?.  Hmmmm..tidak. saya tidak pernah bosan menulis, jenuh? mungkin, tapi saya juga tidak bisa mengatakan itu.  Sibuk?hmmm...sebenarnya ini tidak juga.  Maybe, bisa dikatakan agak sedikit malas. yaaaaa. dengan segala rutinitas baru saya sebagai ibu dan istri.  Menata rumah, dan tetap bekerja. Waktu sepertinya kurang untuk saya. Sedikit waktu saya manfaatkan untuk bisa bersama anak saya.  Karena saya tau, tak banyak waktu yang bisa saya berikan untuk anak saya dikarenakan saya yang bekerja di luar rumah.  Berangkat kerja mepet waktu, pulang sesegera mungkin agar sampai dirumah dan memanfaatkannya bermain, memandikannya, menyuapinya, menidurkannya hingga terlelap. Begitu setiap hari. Rasanya saya butuh waktu yang lama dengan anak saya. Jadi maafkan saya jika menulis akhirnya menjadi nomer sekian dalam agenda saya.

Dulu, saya bisa memanfaatkan moment menulis ini di waktu senggang dikantor. Sekarang seharusnya saya pun bisa, lalu kenapa ini tak terjadi lagi?. Ok, seharusnya memang bisa. Namun, lagi-lagi saya akan memberikan alasan pembelaan untuk diri saya karena kerjaan kantor yang harus saya lakukan.  Kedua, skripsi yang tak kelar-kelar membuat pikiran saya makin kacau, dan tak mampu konsentrasi dengan benar.  Ketiga, keasyikan saya sebagai ibu baru sehingga lebih sering searching mengenai kebutuhan bayi dan mencari artikel mengenai perkembangan anak.  Semuanya melupakan saya akan blog ini.
 Namun terkadang jika jenuh itu datang dan sepi tiba-tiba hadir, blog ini kembali teringat. Ada kerinduan untuk menumpahkan isi hati ini.  Rasanya begitu banyak moment yang terlewatkan dalam hidupku yang tak kuceritakan, bahkan untuk di tuliskan disebuah buku diaryku yang kini meng-usang didalam lemari tak tersentuh. Buku yang dulu kurawat dan kusimpan rapi agar tak seorang pun menemukannya dan membacanya karena itu adalah rahasia dalam hidupku, kisahku, keluh kesahku, kegembiraanku. Nyatanya sekarang tak tersentuh dan tergeletak dalam lemari dan siapapun bisa menemukannya dan membacanya. Bahkan suamiku, tanpa sengaja pernah keceplosan mengatakn ia pernah membacanya. Ah, arasanya segalanya bukan menjadi rahasia lagi. Dan karena tu pula, saya merasa tak ada lagi yang perlu saya tuliskan.

Zaf anakku kini telah berusia 17 bulan, hampir dua tahun. Dan Alhamdulillah saya masih bisa terus memberikannya ASI. Ini komitment saya sebagi ibunya, saya ingin memberikan hak ASI-nya hingga ia melepaskannya sendiri. Walaupun saya bekerja, saya tetap bisa memberikannya ASI. disela-sela senggang kerja kantor, saya sempatkan untuk memerah ASI dan menyimpannya di lemari pendingin kantor untuk di bawa pulang kerumah, sehingga Zaf tetap bisa minum ASI walaupun saya bekerja.

Seharusnya saya bisa memberikan susu formula saja kepada anak saya dikarenakan kesibukan saya bekerja. tapi, nyatanya saya tidak bisa.   Hati nurani saya tidak bisa melakukannya. Jika saya masih bisa memberikan hak ASI anakku  walaupun dengan kondisi saya bekerja, saya akan memberikannya. Teknolpgi sekarang makin cangging, rasanya tidak ada lagi alasan untuk tidak memberikan ASI. Teknik penyimpanan ASI, cara memerah dan alat-alat yang digunakan sudah menyebar di berbagai toko dan media internet.
Jika beberapa ibu mengatakan tak ada waktu memerah dikantor. saya hanya sedikit heran beberapa dari mereka bisa memanfaatkan waktu untuk makan siang di luar kantor sedikit lama dibandingkan harus memerah ASI yang butuh waktu sedikitnya 15 menit.  Ato ijin ke kamar mandi pun yang bisa menghabiskan waktu 10 menitan. Menyusui adalah komitmen. Dan itu tergantung dari si ibu. Menyusui butuh ibu yang tulus, sabar,  ikhlas, dan tidak MALAS!.

Saya hanya tidak tega pada anak saya. Setelah saya habiskan waktu yang seharusnya milik dia saya gunakan untuk belreja seharian. Dan dia hanya mendapatkan sedikit waktu kita dipagi hari dan malam hari serta di hari libur. Rasanya saya merasa terlalu egois untuk juga menghilangkan hak ASI-nya yang seharusnya ia dapatkan. Tidak!. Saya hanya butuh sedikit pengorbanan yang tidak seberapa dibanding pengorbanan sang anak yang tidak tau apa-apa kita  tinggalkan ia bekerja. Anak hanya tidak bisa berbicara untuk mengatakan hal itu, ia hanya bisa pasrah karena ia hanya bayi.

Miris hati saya, ketika melihat anak menangis saat kita tinggal pergi bekerja. Menarik-narik rok kita untuk tetap berada bersamanya. Atau ketika ia pasrah di pintu pagar melihat kepergian kita dan lambaian tangannya yang lemah, tanda ia bisa menerima kita pergi bekerja. Bukannkah itu pengorbanan baginya? harus seharian tak bersama orang tuanya yang harusnya  ia mendapatkan kasih sayang dari kita, namun dia harus bersama orang lain?. Dan kita di kantor hanya untuk memerah ASI saja kita malas melakukannya. Pemberian ASI hanya butuh seumur hidup sekali dalam hidupnya. dan takkan terulang lagi hingga ia dewasa. Lalu apa susahnya kita sedikit berkorban untuk hak-nya yang hanya ia dapatkan sekali dalam seumur hidupnya?. Hanya butuh 2 tahun dalam sepanjang hidupnya!.Hak yang bisa dapatkan hanya dari ibu kandungnya. Tak kan pernah kembali ia menjadi bayi lagi, dan sekali itu saja ia membutuhkannya, butuh kerelaan kita memberikannya.

Saya hanya membayangkan bagaimana jika kita akhirnya menua. Jika karma itu terjadi. Saat masa tua kita yang merawat anak-anak kita. Saya hanya ingin dia tau bahwa semasa kecilnya, saya begitu menyayanginya dan apa yang telah saya lakukan untuk dia, merawatku selayaknya saya tulus merawat dia. Jika kita malas melakukannya , maka kelak jangan menuntut jika ia pun malas merawat kita saat tua. Jika saat ini saja kita malas memberikan ASI-nya, maka jangan menuntut jika nanti dia malas memberikan yang terbaik untuk merawat orang tuanya. Jika anda berfikir dengan membeli susu formula dan menyerahkan segalanya ke baby sister atau pembantu. Maka, jangan salahkan dia saat kita tua nanti, diapun mudah menyerahkan semuanya ke panti jompo atau pembantu untuk merawat anda.

Saya tau, saya belum menjadi orang tua yang sempurna. Tapi saya akan berusaha memberikan yang terbaik untuk anak saya dan keuarga saya. Karena saya tau, saya dulu memiliki masa kecil  yang tak sempurna. Dan saya tak menginginnkannya kembali terulang kepada anak-anak saya. Ini bukan tentang materi, tapi tentang hati setiap anak dan manusia. Saya pernah merasakan sepi, hampa, sakit dan trauma. Dan saya tak mau Perasaan tak ini terjadi pada anak-anak saya. Saya ibunya, maka ia akan kembali pada saya. Saya ibunya, dan saya ingin bisa hadir disetiap ia membutuhkan kehangatan saya. Saya ibunya, dan saya ingin ia tau bahwa ia memilki seorang ibu.

Tak sebanding rasanya kepuasan saya memandikan sendiri anak saya dan menyuapinya tiap pagi dengan tangan saya sendiri dibanding dengan telatnya saya ke kantor yang hanya 10 menit. Saya telah menerima konsekuensi potongan gaji saya karena telat. Tapi rasanya itu tak seberapa dengan kebersamaan anak saya yang hanya beberapa menit yang berharga. Lelah berlari-lari mengejar angkutan agar ingin cepat sampai kerumah rasanya tak seberapa dibanding bahagianya bertemu dan bersama lebih lama dengannya sebelum malam mengambilnya kembali dalam lelapnya.  Tak mengapa saya kehilangan waktu saya bersama teman-teman untuk bisa jalan-jalan, belanja belanji  di mall, berlibur kumpul-kumpul dengan teman-teman dibanding saya harus kehilangan waktu liburan saya dengan anak saya yang hanya dua hari. saya sudah puas melakukannya pada saat saya masih muda. Kini saya punya anak, yang menanti saya dan membutuhkan dekapan saya.

Saya pasti akan menua, dan dengan siapa lagi saya akan bergantung selain Tuhan jika bukan anak saya. Suatu hari nanti saya akan renta, tak mampu apa-apa. Siapa yang akan merawat saya, jika bukan anak saya.

Kita sudah bekerja sepanjang hidup, itu untuk siapa? jika tidak kita lakukan semua itu untuk kehidupan anak kita. Lalu, rasanya sungguh miris jika lelah kerja kita sepanjang hidup, kita hanya di sia-siakan oleh anak saat kita menua. Harta itu tak-kan menolong kita saat renta. Sepi itu akan datang, hampa itu akan terasa. Saya hanya ingin rasa itu tak terjadi disaat saya renta. dan saya tak ingin rasa itu terasa pada anak-anak saya saat ini ataupun nanti.


“Allah mewasiatkan kepada kalian tentang anak-anak kalian”
[QS. an-Nisa' : 11]


 ................................................................................................................................................................



Kamis, Maret 22, 2012

AKU SEKARANG

Tak terasa sudah setahun lebih. Banyak hal yang tak sempat kuceritakan disini. Banyak cerita yang telah kulewati. Kehidupan yang berubah. Lebih indah, lebih berwarna, lebih hidup, dan tak sendiri...

Semua terasa sungguh berbeda. Seperti memasuki dunia yang baru, benar-benar baru. Dan ini memang baru, dari tiada menjadi ada. Semua sungguh menakjubkan!. Waktu terus berjalan, dan inilah aku sekarang. tak sama dengan yang dulu..Perubahan itu terus berlanjut. dari tiada menjadi ada.

Sekarang ku telah memiliki keluarga baru. Suami dan seorang anak yang lucu. Subahnalllah..begitu cepat bukan?. kemaren aku hanyalah aku, aku yang sendiri, berjalan dengan diriku ini. Sekarang, telah ada seseorang disamping, seorang yang dulu asing...tak hanya satu, namun kini dua. Amazing!

Ya..kehilanganku beberapa bulan ini di dunia blog, salah satu sebab memang karena kesibukan baru itu. Dari mempersiapkan pernikahan, kemudian menikah, dan tak sempat lagi megang blog. Sebenarnya bukan karena tak sempat. Entah kenapa, sekarang ada teman untuk menceritakan segala kehidupan yang kujalani di hari-hariku, jadinya blog jadi terlupakan. Jika dulu, saat kusendiri dan ingin menceritakan hal yang ada dihati. Blog dan diary menjadi tempat curahan. hmmm..sekarang diaryku pun menjamur disamping lemari, bagai anak tiri yang terlupakan.kasihan diaryku.

Kini hampir setahun lebih kujalani kehidupanku yang baru. Dengan seorang suami dan anak yang lucu. Ananda zaf, bayi perempuanku yang sangat manis. Rasanya benar-benar begitu cepat, kini ku te;ah menjadi ibu. Sekali lagi Amazing!. Aku punya anak. Padahal rasanya baru kemaren ku lulus smu, baru kemaren lulus kuliah. Sekarang dah jadi emak-emak!hahaha..begitu kata suamiku jika menggodaku. karena dia tau, ku tak suka dibilang emak-emak, kesannya tuir amat gitu.

Sekarang kesibukanku tiap hari, bersama ananda zaf, tetap bekerja, mengurus suami dan rumah. benar-benar menjadi seorang IBU!. WOW! seorang IBU!.Kini ku punya keluarga baru.!

dan inilah aku sekarang..
(^_^)v

Selasa, Mei 10, 2011

Sekian Lama

 MasyaALLAH....kembali membuka blog yang rasanya mulai terlupakan, saya terkaget, ternyata sudah hampir 5 bulan saya tidak menyentuh lagi blog ini. Astaghfirullah....saya tidak menyangka bisa selama itu. Perasaan, saya cuma meninggalkannya hanya sebentar saja. Ternyata....

Dan selama itu pula banyak yang telah berubah dalam diri saya. Dan akhirnya sayapun sadar, jika saya melihat sesuatu yang berada dalam diriku. Ya...semenjak dia belum adapun, ku telah sedikit melupakan blog ini. Semenjak hari itu, mmm..bukan hari itu.tapi, ..bulan-bulan itu. Hingga sekarang, sepertinya ada kesibukan lain yang akhirnya tak lagi datang menyapa tempat ini. Tak seperti dulu saat kesendirian itu, tempat ini menjadi teman, sahabat yang tak bosan mendengarkan celotehanku, atau bercengkerama dengan kawan-kawan maya lainnya.

Hmmmm......Saya telah berubah...
Tapi, seharusnya justru banyak cerita yang bisa kuceritakan dan kubagikan dengan keadaanku sekarang. Ah, kenapa justru kurasakan sendiri?. Rugi sebenarnya saya ini. Cerita-cerita itu kubiarkan berlalu, tanpa pernah ada tersimpan untuk dikenang. AH, sungguh sayang.

Jika ingin kuceritakan kembali. Bisakah ku mengingat dan menumpahkan disini seperti apa yang terjadi dulu. Rasanya pasti dah beda. Perasaan untuk menumpahkan yang ada akan berbeda rasanya jika saat itu ku tuliskan dibanding dengan sekarang. perasaan yang kualami saat itu berbeda dengan perasaanku saat ini. Bukankah sebuah tulisan akan berasa hidupnya jika ditulis sesuai dengan apa yang dirasakan saat itu juga. Saat kita sedang sedih dan dipaksa untuk menulis tentang sesuatu yang bahagia, akan jadi aneh tulisan itu. Rasa sesuatu yang bahagia itu tidak akan begitu terasa, karena feel kita sedang sedih. Yang ada malah nanti perasaan sedih itulah yang tertumpa, amburadullah tulisannya. Benar tidak?

Kalaupun bisa, saya yakin rasanya akan berbeda dibanding menulis saat rasa itu sedang ada, peristiwanya sedang kita alami, kejadiannya belum lama, dan masih terasa bagaimana perasan kita dalam peristiwa dan kejadian itu. (Duh, kok saya jadi tambah bingung ya...?he..^^v). 

btw, intinye..ane kangen gan ama kalian-kalian..kangen mencoret-coret blog ini lagi. Saya tau, beberapa dari kalian banyak yang telah melupakan saya atau terlupakan. Karena saya sendiri yang tak pernah hadir.
Ah, silaturahmi itu terputus lagi...dan harus memulai dari awal lagi menyambung tali-tali itu.
resiko. Saya akan mencobanya...pelan-pelan.

Sabtu, Mei 29, 2010

need refresh

sebeeeeeeeeeeel...........disaat menemukan akses inet, disaat tugas menumpuk bejibun!!. Aaaaaaaaaaarrgkh....heran kenapa sejak dulu yang namanya guru, pengajar, dosen, whateverlah namanya..kalo pas lagi mau liburan panjang selalu ngasih bekal tugas yang banyak. Kalo semisal, setiap mata pelajaran ngasih tugas, 10 mata pelajaran ..jadinya 10 tugas..dan sama-sama di kumpulin pada hari yang sama..Mampus!. Ini sih namanya bukan liburan..sama aja boong. Namanya liburan...ya refresh..ga mikirin tugas-tugas..bener-bener merefresh pikiran.. Ini yang ada liburan kita tambah setress, karena ga bisa kemana-mana, nguplek di depan layar, buku diktat, kertas, dan pena. Ampyuuuuuuuun...mending masuk aja deh sekalian.
(sabar mun...sabaaaaaaar..)
" kapan gw liburnyaaaaaaaaaaaaaaaa....."
berasa pengen teriak " wooooooiiiiiii..bapak ibu guru....di rubah dooonnnnnnng pola ngajarnyaaaaaaaa...we need refresh..penat oi..penaaaaaaaaaaat"

Astagfirullah...maaf kawan..* kondisi lagi BT(-_-)...jadinya pengen teriak-teriak ga jelas...
*harap maklum...(-_-)'

dalam hati tetep bilang " SEMANGAAAAAAAAAAAAAAAATTTTTT.....bisa..bisa..pasti BISA..v^O^v...!!!"

..hiks.

Rabu, Mei 05, 2010

Syukron Ya ALLAH...


ALLAH ya Rabb..
Tiada yang ingin ku ungkapan saat ini kecuali syukurku padaMU ya Rabb..
Alhamdulillah..Alhamdulillah..Alhamdulillah...beribu-ribu Alhamdulillah ya Rabb..sujud syukurku padaMu ya Rabb..
ALLAH..sungguh..Terimakasihku padaMu..
saat itu, saat pengumuman itu, saat jantungku berdegup tak karuan..saat aku mati rasa di kursi penentuanku, saat tak henti-hentinya ku sebut namaMU memohon keajaiban, memohon belas kasihMU...dan saat namaku tersebut....tiada yang terpikirkan bahwa....ya ALLAH..Ya ALLAH dari sekian banyak dosaku..dari sekian banyak ku ingkar padaMU...KAU masih menyayangiku..ya ALLAH....doaku tiap malam padaMU...walau kutau..dengan sesadar-sadarnya tau..bahwa aku sering ingkar padaMU...Aku hambaMu yang badung..tapi kau masih menyayangiku..
ALLAH...aku ingin berlari memelukMUUUUUU.......I love U so...^o^..Oh ALLAH-ku
Terimakasih ya ALLAH..Syukron Ya ALLAH..
Dan terimakasih akhirnya pula kubisa memberikan sedikit senyum dan kebahagian pula teruntuk Mama, Bapak dan Bude....Saya tak menyangka hanya pengumuman ini saja membuat mereka menelfonku berkali-kali mengucapkan bahagia mereka..hanya sebuah pengumuman kelulusan Tuhan..padahal tak ada yg kuberikan...tak ada materi disana....Subhanallah..ALLAH..semoga ENGKAU ridho..

Sore itu, masih dalam keadaan tak percaya
" Eh..beneran kan..nama saya tadi disebut?" tanyaku pada rekan disebelahku..
" iya muuuun..namamu ada"
" eh..beneran kan?..bener-bener nama saya kan?..AISYAH MUNA..saya ga salah denger kan..?"
" iya muuuuuuuuuuun...Alhamdulillah..itu kamu.."
" Ya ALLAH..coba liat lagi..pinjem catatannya dong..kamu nyatet nama-nama yg disebut tadi kan?"
rekan sebelahku cuma senyum-senyum saja, dan aku tak bosan-bosannya melihat namaku disana, bersama nama rekan-rekan yang lain...yang akan berjuang bersama untuk langkah selanjutnya..

ALLAH beri kami kekuatan..ini baru awal..ini baru awal....ada tantangan yang berat yg harus kami hadapi setelah ini...Bisa!Bisa! InsyaALLAH BISA!
SEMANGAAAAAAAAAAAAT!!! Berangkaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat...
v(^O^)v

----------
* hayoooo kawaaaaaan.... kita lantunkan nasyid Give Thanks To ALLAH-nya Zain Bhika..cayyyooooooo!Gambbate!

Give Thanks To ALLAH
by Zain Bhika

Give thanks to Allah,
for the moon and the stars
prays in all day full,
what is and what was
take hold of your iman
dont givin to shaitan
oh you who believe please give thanks to Allah.

Allahu Ghefor Allahu Rahim Allahu yuhibo el Mohsinin,
hua Khalikhone hua Razikhone whahoa ala kolli sheiin khadir
Allah is Ghefor Allah is Rahim Allah is the one who loves the Mohsinin,

He is a creater, He is a sistainer and 
He is the one who has power over all.
----------

 ".Fa-biayyi alaa'i Rabbi kuma tukadzdzi ban .."
(Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?) 
QS. ar-Rahman (55)
________
"Ketika pertama kali Allah SWT menciptakan makhluk ini dan ketentuan-ketentuan-Nya yang ditulis di atas arsy, bahwasanya rahmat dan kasih sayang-Ku itu mendahului kemarahan dan siksa“
Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim

Senin, Mei 03, 2010

saat kumerindukan mereka.. .(-_-)



Sore itu. Kami berjalan berdua melepas lelah di pinggir pantai melepaskan segala penat yang berhari-hari lalu menggantung di pundak kami. Menenangkan hati yang tak henti untuk berdebar. Saat ketakutan tak juga pergi. Ya...kami menghabiskan hari itu berdua, dengannya. Dan kami memang biasa pergi berdua. Dan sore itu, entah mengapa, kami ingin memandang langit luas, menyaksikan matahari terbenam dan merasakan segarnya hawa asinnya laut.

Sambil berjalan menyusuri pantai kami bercerita masalah kami masing-masing, saling menenangkan, saling menimpali, kadang bercanda, tertawa.  Hanya berdua, tak peduli dengan sekitar. Sesekali kami berhenti sejenak saat menemukan view yang indah untuk memandang alam atau saat angin bertiup semilir dipundak kami, mengibarkan ujung-ujung jilbab kami. Kami terpejam, bergenggaman tangan dan merasakan belaiannya, belaian alam dalam sejuknya tiupannya. Menghirupnya dalam-dalam dan menghembuskan kembali perlahan bersama keluarnya penat-penat kami.

Tapi kini, ia telah ada yang memiliki, telah ada yang mengikatkannya,ia telah memiliki sahabat lain, sahabat melebihi sahabat , ia telah bersama sahabat sejatinya,teman seumur hidupnya, yang kewajibannya bertanggung jawab padanya. Dan waktu kami tak bisa seperti dulu lagi. Ah, tiba-tiba kumerasa cemburu, aku merasa di tinggal sendiri dan akupun tak mungkin berada diantara mereka. dan, kenapa pula aku cemburu?.

Satu persatu sahabat itu pergi. pergi menuju kepada sebenar-benarnya sahabat sejati mereka. Dan akupun tak bisa mencegahnya. Tapi aku merasa sedih, karena waktuku tak lagi banyak bersama mereka. tak bisa lagi seenaknya.


Teringat pula saat bersama dengan sahabat yang lain, si El. Malam itu, saat hujan malu-malu untuk turun, rintik rintik namun tak deras. Aku dan dia duduk berdua dibawah tenda. suatu kenangan yang tak kan terlupakan, suatu kenangan yang hangat dalam ingatanku , yang masih terasa hangat dihatiku. Karena syahdunya, karena indahnya malam itu bersamanya, hanya berdua. sambil makan jagung bakar, kami memandangi hujan yang mulai satu-satu turun, lalu lalang manusia dan kendaraan. Pun sama, saat kami hanya ingin melepas lelah saat berhari-hari penat dan jenuh akan tugas kuliah, dan rutinitas kampus, bertahun-tahun lalu. kejadian yang benar-benar indah. kami bercerita, saling mengeluh, kadang saling memuji, menorehkan cita-cita, membayangkan bagaimana kami kelak. Dan rasanya aku ingin selalu bersamanya. Sampai aku tak pernah lupa kata-kata yang pernah El torehkan pada lembar kartu Miladku
" aku ingin menjadi pohon pelindungmu mun...saat kau panas berlindunglah dibawah dedaunku". ingatkah kau El..?. Kata itu begitu lekat dihatiku. Dan kukatakan padanya  " kalau begitu biarkan aku menjadi hujan, yang mengguyurmu disaat kekeringan ..".   Dan itulah kekuatan sahabat..

Sahabat.. dan ia pun pergi, pergi kepada sang sahabat sejatinya, ia pergi lebih dulu sebelum aku dan sahabatku Iin. dan saat aku berdua hanya bersama Iin, kini Iin pun pergi. ya...mereka akhirnya pergi satu persatu. Dan tinggallah aku disini sendiri. dan tak lagi bisa seenaknya mengajak mereka lagi.

"In..minggu ini ke istiqlal yuk..materinya kayaknya seru" atau
" El..besok ku ke bandung ya..ntar nginep di kostmu" atau
" In..ku mau curhat.. ke taman di tempat biasa ya.." atau
" El..ke merapi yuk..lama ga naek nih..kangen alam.."

dan

" duh Mun..minggu ini mau nemenin Aa' ke depok, liqoatnya masih disana"
dan
" yaaaaa Mun, besok mas Ry pulang.."
atau
" Hmm Mun..afwan. lagi dirumah mertua nih "
dan
" Muuuuun..maaf, ternyata saya dah isi dua bulan.."

AAAAAAAaaaaaarrrggkkkhh.......
Entahlah, apa yang harus kukatakan, antara bahagia, senang, mendengarkan mereka telah memiliki kebahagiaan masing-masing. tapi dilain sisi, akupun rindu , rindu bersama mereka.

(-_-)

Jumat, April 30, 2010

Araftuka ya Rabb...

aku bukanlah seseorang yang sempurna..
aku bukanlah bidadari yang pantas kau nanti..
aku bukanlah orang yang kau lihat
dan aku bukanlah orang yang pantas kau puja..

aku hanya seonggok daging
yang terbuat dari tanah busuk..
aku hanya manusia hina
yang penuh dosa..
dan aku..
hanya manusia  yang numpang hidup sementara di dunia ini..
aku hanya seorang pengemis,
gelandangan, yang tak memiliki apapun di dunia ini..
aku ini kotor..aku ini busuk..
aku semu..

jangan kau lihat aku..
dari rupa dan jagatku
apa jadinya jika aku tak tampak..
akankah sama dengan saat ini..
jadikan aku buta..jadikan dirimu buta..
maka ada keihklasan di situ..
Tutup matamu dan lupakan aku...

rupa ini milikNYA..
hati ini milikNYA..
jangan buatku ikut berdosa atas apa yg kau lihat dariku
atas apa yang kau inginkan dariku..
tolong..
saya hanya manusia titipin..
tolong..
jangan kau siksa dirimu atas diriku
atau IA akan marah padaku..
tolong..
jangan melihatku seperti itu
tolong...
jangan memujaku seperti itu..
tolong..
palingkan dirimu..
atau IA akan marah padaku..
tolong..
tolong..
TOLONG!

tolonglah aku..
dan tolonglah dirimu..

*ALLAH..kasihilah dia
dan ampuni hamba..
Araftuka ya Rabb...(-_-)

Kamis, April 22, 2010

ketika pintu itu tertutup...




ALLAH...apa yang sedang terjadi pada diriku..
mengapa murojaah ku akhir-akhir ini sulit sekali..
ALLAH..maafkan aku jika aku salah..
jangan kau tutup pintu berkah-Mu dariku..
ALLAH...sampai ALquran-ku pun hilang...
apakah ini peringatan?
ALLAH...kenapa otak ini jadi buntu...
satu ayat tak juga selesai-selesai berlalu..
ALLAH...lancarkanlah lisanku..kuatkanlah memoriku..dan ridhoi-lah murojaahku..

beuh..sudah dua pekan saya tak juga beranjak dari ayat-ayat itu juga. Hari ini hapal, besok lupa lagi, hari ini hapal, besok lupa lagi...begitu seterusnya..tidak seperti biasanya. Saya sampai frustasi..kenapa pula dengan otakku ini.. Pekan depan sudah harus setor pada murobi..tapi tak juga ku beranjak dari ayat-ayat ini..ALLAH..
aya naon iye??ono opooooo iki?

Sampai akhirnya saya berinisiatif, semenjak pagi saya pasang murotal surat hapalanku itu, hingga malam, semalaman sampai saya tertidur, bolak balik hanya mendengarkan surat itu. maksud hati siapa tau jadi mudah hapalnya karena sering denger.  Hasilnya...tetep saja, sama, buntu. Hari ini berkali-kali dan tak juga otakku membuka folder hapalanku..ALLAH..

Teringat kemudian kata sang guru " ada beberapa hal yang membuat kita jadi mudah untuk menghapal...puasa sunnahmu, sholat sunnahmu, tahajud dan dhuhamu, zakatmu dan ridho orang tuamu..adakah kau sedang bermasalah dengan orang tuamu..cobalah kau tilik.."
Dueng....!saya langsung coba merunut semua kata-katanya..dan memutar kembali memori hari-hari lalu. Ah, tanpa pikir panjang, mencoba untuk melupakan kejadian pekan-pekan lalu. Kuambil HP-ku. dengan cepat kutuliskan

" Aslkm wr wb. ma, maafin aisyah ya....luv u mom".

.masuk ke daftar kontak dan cari nama..mama.And then 'send'
kedua kutulis sebuah pesan lagi ,

" Aslkm wr wb. Pak, selamat pagi..gimana embah, maaf belum bisa pulang minggu-minggu ini, maaf ya pak..(^__^). InsyaALLAH nanti deh setelah pendidikan..hehe..mohon doanya. semoga lancar..(^_^)"

masuk kedaftar kontak, dan cari nama...bapak, lalu 'send'

Beberapa menit kemudian.RRRRRRRR..RRRRRRR...handphone ku bergetar. tertulis dilayar  1 message from'bapak'

" semoga semuanya lancar..amin"

Dan tak berselang lama. RRRRRRRRRRR..RRRRRR
1 message from 'mama'

" doa mama selalu terlantun untukmu ananda"

fiuh..plong..selesai.
bismillahirrahmanirrahim...ya ALLAH..kali ini  ku memohon ridhoMU..
mudahkanlah..mudahkanlah..
Bismillahirrahmanirrahim..kubuka mushafku..ALLAH.

Astagfirullah..Astaghfirullah..Astagfirulllah....(-_-)

"Ketika pertama kali Allah SWT menciptakan makhluk ini dan ketentuan-ketentuan-Nya yang ditulis di atas arsy, bahwasanya rahmat dan kasih sayang-Ku itu mendahului kemarahan dan siksa“
Hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Imam Muslim


Senin, April 19, 2010

ICYS 17, INDONESIA JUARA DUNIA LAGI...! ^___^





Yiiihaaaaaaa...Alhamdulillah..segala puji bagi ALLAH...Subhanallah..Indonesia menang lagi!! Kita menang lagi!!! Yihaaa..indonesia jadi juara umum lagi! (lompat-lompat..jingkrak-jingkrak kesenangan..hehehe)

Kembali  kawan,  adek-adek kita meraih juara umum untuk kedua kalinya di ajang ICYS (International Conference of Young Scientistsyang diadakan di Bali tanggal  12-17 April 2010 kemaren (kita sebagai tuan rumah bung!bangga!^_^).  Saya terus terang kemaren ikut tak sabar, deg-degan menunggu hasil pertandingan kemaren, karena pada tahun 2009 lalu kita meraih peringkat satu dunia di lomba yang sama di Pszcyna, Polandia (ICYS ke- 16).  Horayyy..dan Kemaren ternyata di ICYS ke -17 kita juara lagi..horaay..horay…selamat adek-adekku..selamat!!Barakallah..Barakallah..Barakallah..^___^d

Jadi kawan, ICYS adalah lomba penelitian ilmiah remaja bergengsi tingkat dunia di bidang ilmu fisika, metematika, komputer, dan ekologi.  Kawan ingat KIR kan, Karya Ilmiah Remaja? Extra kurikuler jaman SMU dulu. Nah, ICYS ini adalah tingkat lanjutan dari lomba karya ilmiah remaja tersebut.  Karya-karya terbaik rekan kita di SMU akan diseleksi dan kemudian akan diikutkan dalam lomba karya ilmiah tingkat nasional  yaitu OPSI (Olimpiade Penelitian Siswa Nasional). Nah, dari pemenang OPSI inilah kemudian dikutkan dalam ICYS,  Lomba  karya ilmiah setingkat dunia, bersaing dengan berbagai Negara.  Begitu…

ICYS berlangsung  semenjak tahun 1994, diprakarsai oleh Eotvos Lorand University, Budapest Hungaria dan Belarussian State Univeristy Minks, Belarusia dan  kemudian dilaksanakan setiap tahun yang diikuti oleh Negara-negara Eropa, Amerika, Afrika, dan Asia.

Nah, Indonesia sendiri pertama kali mengikuti ICYS pada tahun 2005 di Katowice, polandia dan disini kita hanya meraih satu medali perunggu di bidang fisika. Kemudian pada tahun 2006 di Stuttgart, jerman, Tim kita meraih  dua perunggu dan lagi-lagi dalam bidang penelitian fisika. Tahun 2007, di Saint-Petersburg, Rusia, Alhamdulillah kita mulai meningkat dengan meraih satu medali perak di bidang fisika (again!). Terus di Tahun 2008 di Chenivtsky, Ukraina, Tim Indonesia mulai makin meningkat lagi dengan meraih satu medali perak dan perunggu di bidang Ekologi, dua medali perunggu di bidang Fisika,  plus kita juga meraih special award sebagai Best Performance  di bidang bidang Fisika, Teaching in Physics di bidang Fisika, Most Creative Research di bidang Komputer dan Best Research di bidang Matematika. (mantap!).

Daaaaaaaaaann..pada tahun 2009 kemaren, ICYS ke 16 di Pszczyna, Polandia, TIM kita INDONESIA meraih juara umum kawan! BRAVO!kita meraih juara dunia!. Adek-adek kita berhasil dengan gemilang dan membanggakan atas nama anak bangsa telah menggondol 6 medali emas (2 di bidang Fisika, 1 di Bidang Computer Sciences dan 3 di bidang Ekologi), 1 perak (Bidang Ekologi), dan 3 perunggu (2 di bidang Ekologi dan 1 bidang Matematika).  Dan di ICYS ke-16 ini peringkat selanjutnya di raih oleh  Tim jerman dengan   meraih 3 medali emas, 4 medali perak, dan 2 perunggu.  Tim Belanda  dengan 3 Medali emas, 1 Perak, dan 2 perunggu. Disusul oleh Tim Amerika  Serikat  dengan cukup 3 medali emas . Dan Tim Rusia dan Tim Polandia dengan perolehan masing-masing 2 medali emas .

And then…di Tahun 2010 ini, setelah akhirnya dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggara ICYS ke -17 yang terlaksana di Bali, Tim INDONESIA akhirnya meraih juara umum lagi untuk kedua kalinya!! HORRAAYYYY  Tim Indonesia berhasil meraih 7 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu serta 2 Special Award !.

Dan mereka adalah …

Peraih medali emas :
  • ·         Muhammad Kautsar (SMAN 6 Yogyakarta)/Dian Sartika Sari/Dhicha Putri Maharani/Hidayu Permata Hardi dengan judul  penelitian Sweitenia Oil: The Use of Mahagony Seed os Bio-Oil Alternative and The Use of Production Waste as Electris Mosquito Repellent”
  • ·         Oki Novendra (SMAN 1 Bogor) dengan judul penelitian  “Mathematical Explaination on the Death of Michael Jackson”
  • ·        Dwiky Rendra Graha Subekti (SMA Theresiana 1 Semarang) dengan judul penelitian Big Match: ‘ Suka Kelor’ Caramel vs Malnutrition”
  • ·        Sonny Lazuardi N (SMAN 5 Bandung) dengan judul penelitian “Portable Protection Everywhere”
  • ·        Miftah Yama Fauzan (SMAN 1 Sidoarjo) dengan judul “Development of Smart Electric Gun with Adaptive Bullet Speed”
  • ·        Florencia Vanya Vaniara (SMA Santa Laurencia Serpong, Banten) / Evelyn L.Wibowo dengan judul penelitian Effect of Stem Cell and Mangosteen Peel Extact on Abnormal Cells
  • ·        Andreas Widi Purnomo (SMA Santa Laurensia Serpong, Banten) / Aldo Vitus Wirawan dengan judul penelitian Green Energy Source: Centripetal Water Turbine”
Peraih Medali Perak :  Aria Dhanang Dewangga (SMAN 5 Bandung)

Peraih Medali Perunggu:
  • ·        Dita Nurtjahya (SMA Negeri 1 Sungailiat, Bangka Belitung),
  • ·        Fauqiah Tambunan (SMA Mutiara Bunda Bandung)/Bening Embun Pagi/Alan Suherman
  • ·        Rizal Panji Islami (SMAN 3 Bandung)/Fahmi Maulana Ainul Yakin/Ikhsan Britam
Best Performance :
  • ·        Dwiky Rendra Graha Subekti (SMA Theresiana 1 Semarang) untuk bidang Environmental Sciences
  • ·        Ilham Naharudiansyah (SMA Lab School Kebayoran, Jakarta)/Ardelia Djati Safira/Satria Putra Adhitama untuk bidang Basic Mathematics
Kemudian,  menyusul diperingkat kedua : Tim Jerman dengan 2 medali emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu.  Peringkat ketiga: tim Rusia dengan 2 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu. Dan selanjutnya Tim Belanda, Belarusia, dan Polandia masing-masing meraih satu medali emas.

GUDLAK  adek-adekku..banggaku pada kalian.. Banggaku sebagai anak bangsa..dan semoga tahun depan dan tahun-tahun berikutnya kita juara lagi! Amin..SEMANGAT INDONESIA-KU! ^___^

Man jadda wa jadda !”Siapa yang bersungguh-sungguh, akan berhasil!

Semangat! love INDONESIA