Senin, Maret 15, 2010

Go Green!

 
Kawan, kali ini saya ingin menuliskan sesuatu tentang global warming. Sudah lama sebenarnya ingin menulisan ini, berkenaan dengan award dari bang ipin pula dan harus menjawab beberapa pertanyaan darinya. Jadi, mau ga mau kutuliskan disini. Dan tanpa sengaja pula beberapa hari yang lalu,tepatnya bulan lalu Alhamdulillah diberi kesempatan Tuhan untuk mengikuti seminar mengenai global warming. Sebenarnya tuh seminar tujuannya sih untuk mengenalkan produk barunya yang ramah lingkungan. Bagus, karena sang pemilik produk menerangkan kalau bahan produk dia terbuat dari campuran ampas jagung dan proses kerja dari produknya juga sangat ramah lingkungan, menghemat energi dalam penggunaannya (ya..maklum..namanya ndagang..hehehe kata bos ane),. Tapi menurutku baguslah, dengan begini bisa memacu berbagai perusahaan untuk ramah pada lingkungan, peduli dengan global warming. Karena kita tau betul, penyumbang terjadinya pemanasan global kebanyakan akibat dari aktifitas manusia dan industri.

Miris memang kawan, jika kita melihat alam kita saat ini. Hancur, penebangan disana sini, banyak hutan yang gundul yang jelas-jelas sebagai penahan air dan siklus udara. Tidak usah menghindar, kita pasti sudah merasakan dampak dari  global warming ini. Cuaca yang tidak menentu, banjir dimana-mana, dunia yang panasnya minta ampun, udara alamku yang ga segar lagi, sungai-sungai yang ga bening lagi. Dulu kata nenekku, sungai yang ada di depan rumah itu dulunya bening dan bersih. Segerlah pokoknya, banyak anak-anak yang mandi disungai, katanya ikan-ikannya aja pada kelihatan. Sewaktu saya masih kecilpun, saya masih ingat, saya sering melihat beberapa ibu-ibu melakukan aktifitas disungai depan rumah, dari nyuci, mandi, bersih-bersih. Sekarang, saya tak melihat kegiatan itu satupun. Boro-boro liat ikan, lihat dasarnya aja udah ga keliatan. Butek abis!kadang kalo musim kemarau suka berbau busuk saking surutnya dan tak ada aliran.

Lain lagi cerita waktu saya berkesempatan berkunjung ke Gunung Merbabu bersama kawan-kawan kampus. Alhamdulillah bisa melihat dan merasakan kuasaNya. ALLAHU AKBAR!.  Ditengah- tengah perjalanan, diantara pemandangan alam yang luar biasa, hijau, bersih, segar, masuk kedalam hutan, kami menemukan pemandangan yang menyesakkan hati. Bekas hutan yang terbakar... ranting-ranting pohon yang hitam kering saksi tangisan mereka. Miris. Kami hanya bisa terduduk lemas melihatnya, memandang alam kami yang seharusnya tak kami lihat. kami serasa bisa merasakan tangisan mereka, tangisan pohon-pohon itu, tangisan alam diantara kabut yang menyelimutinya. kejam!

Jika ditanya, pertama, apa itu global warming?. Kawan...sebagian dari kita telah tau global warming adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer, daratan dan laut akibat efek rumah kaca yang tinggi. Efek rumah kaca semakin tinggi diakibatkan karena  gas-gas seperti CO2, CH4, NOx, SOx, SF6, H2O, dan PFC  yang semakin tinggi pula diudara.Sehingga bumi kita kepanasan!. Kalo anak bawang bilang mah, karena atmosfer kita dah bolong-bolong, jadi makin panas.

Dan taukah kawan, selama ini semenjak kita SD mengenai efek rumah kaca yang jadi perhatian dan tertuduh yang paling banyak menyumbang  terjadinya global warming selalu gas CO2.  Padahal ada satu gas lagi yang sangat berbahaya dan 30 kali lipat lebih parah dari CO2 (menurut para peneliti didasarkan pada rata-rata yang Pemanasan dampak metan lebih dari 100 tahun) yaitu methane (CH4). Ini sudah banyak dibahas di beberapa situs, bagaimana  CH4 ternyata bisa lebih parah dalam menyumbang panas kebumi dibanding  CO2Kita ga pernah tau kawan.

Nah, gas methane ini berasal dari hasil fermentasi bakteri akibat penumpukan sampah dan kotoran yang menumpuk, tambang batu bara, penyulingan minyak, dan dari pipa gas yang bocor. dan tau sendiri kan kawan, bagaimana banyaknya sampah-sampah yang menumpuk disekita kita?.  Nah sekarang jadi tau kan kaitannya pembuangan sampah sembarangan dengan global warming?. Semakin panasnya bumi juga akibat perbuatan kita sendiri. Makanya, jangan ngeluh panas, kalo masih suka buang sampah sembarangan!!
Disamping itu, menurut peneliti University of Alaska Fairbanks International Arctic Research Center, Natalia Shakhova, (dikutip melalui Associated Press )"Gas methane di kutub utara selama ini tertimbun dalam lautan es. Namun sekarang, gas tersebut mulai terlihat menguap seiring dengan semakin terlihatnya dampak pemanasan global di dunia," Jiaaaaaaaaaaaahhh..kalo begini, makin banyaklah gas methane akan berkeliaran dibumi. Makin hancurlah bumi kita. Semua saling berkaitan kan kawan.....bencana satu akan mengakibatkan bencana lain. jadi, jangan dianggap enteng kawan.

Lalu, pertanyaan kedua, apa yang sudah kulakukan untuk mengurangi global warming.?. Alhamdulillah..InsyaALLAH..dimanapun saya berada, sampah-sampah dari aktifitasku, kubuang ato kubawa pulang kalo tidak ada tempat sampah. Saya kadang suka mangkel kalo pas lagi naik bus, kereta atau angkot suka ngelihat orang-orang dengan seenak udelnya buang sampah di dalam kendaraan, bahkan yang paling mangkel dibuang dijalan lewat jendela. Rasanya pengen jitak kepala tuh orang. Ga sopan! dia kira ini bumi milik dia seorang. Terus terang, saya selalu menganggap tuh orang ga berpendidikan banget!.

Dan pertanyaan terakhir, apakah sudah kuterapkan? Lah ini salah satunya, menuliskan tentang bahayanya global warming.hehehehe..dan InsyaALLAh sudah, walaupun belum mampu sepenuhnya.  Tapi, kita tetap akan berusaha. Kita semua....kita penerus generasi bumi ini. Demi kita dan anak cucu kita...dan demi kecintaan kita padaNYa, pada ciptaanNya. 

Karena Makhluk-makhluk seperti kitalah yang melakukan pengrusakan di bumi ini, maka kita-kita pula yang harus mencegah dan menanggulanginya. Karena kalau bukan kita, siapa lagi....
^______^, Go green!

30 komentar:

  1. top topik kawan...good, great, green,

    BalasHapus
  2. inilah masalah yang ngga habis2 dibahas saat ini... mari sama2 mulai dari diri sendiri ya

    BalasHapus
  3. yah ini merupakan problema yang pelik Mun :)memang butuh kesadaran extra tinggi dari diri kita untuk bisa membantu mengurangi efek dari global warming tsbt, tq kamu dah mau berbagi soal ini :)

    BalasHapus
  4. Ngeri ya sis...nice post sist.

    BalasHapus
  5. kembali pada diri masing-masing.
    sadarkah?

    BalasHapus
  6. pengertian tentang global warming disini sangat jelas sekali nihh...!kek nya lebih enak masa lalu yahh..sungai bening dan pepohonan yg rimbunn..!sejauh ini tingkat kepedulian masyarakat masih kurang, mungkin harus baca postingan ini dulu niihhh biar faham yahh...

    BalasHapus
  7. Semangat Go Green... Semakin panas bumi ini, semakin banyak yang sadar akibat pemanasan bumi ini.. dan semoga lebih banyak cara dan lebih banyak yang sadar untuk meredam pemanasan bumi ini.
    Makasih berbaginya, maaf baru bisa berkunjung lageee

    BalasHapus
  8. Alam hijau itu indah
    Alam teduh itu indah
    Jaga alam kita :)

    BalasHapus
  9. Go Green! :D
    Wah mbak ini cocoknya jadi aktivis greenpeace deh. Bener mbak, keadaan bumi ini dah makin kritis. Meski semua negara2 industri sering banget diskusi masalah ini, tapi kenyataannya ga ada perubahan yg berarti tuk menghentikan atau sedikitnya memperlambat laju global warming.
    Btw, saya jg mau njitak tu orang2 yg buang sampah sembarangan! ciaaat! :D

    BalasHapus
  10. mengerikan keadaannya kalao gitu sob,,yah sama2 lah kita menjaganya

    BalasHapus
  11. Artikel yg mantap telah mengiringi award yg sarat pesan... Good post..!
    Terima kasih sudah mengingatkan... ^_^

    BalasHapus
  12. tumben artikelnya bagus..hehehe :D

    BalasHapus
  13. raung buldoser gemuruh pohon tumbang...berpadu dengan jerit isi rimba raya...tawa kelakar badut-badut serakah...tanpa HPH berbuat semaunya...(bang Fals)

    BalasHapus
  14. Aduh sekarang semua merasakan dampaknya mas, di malang yang berjuluk kota dingin malang, panasnya tidak karuan.

    BalasHapus
  15. go green belum cukup..!

    tapi tingkah laku yang menentukan...

    BalasHapus
  16. Nice post... semoga semua terinspirasi 'tuk kembali ke alam...

    BalasHapus
  17. hijaukan dunia......
    ayoooo
    mulai dari kitaaa

    BalasHapus
  18. moga pertiwiku bestari dan makin lestari...

    BalasHapus
  19. wah seneng ternyata award blogger indonesia mas doyok udah sampe sini :)

    saya hidup di desa jadi masih ngerasakan yg namanya jdara sejuk
    gimana dgn yang dikota yak?
    moga moga penghijauan sukses dan kesadaran orang juga meningkat

    BalasHapus
  20. bacanya berasa kuliah lagi hehe...

    saiyah dukung go greennya dg mengurangi penggunaan kantong plastik :p jd kl belanja or ke mall ya bw tas guedeeee hehe

    BalasHapus
  21. sudah saatnya kita go green n stop global warming, jaga bumi ini tetap indah

    BalasHapus
  22. selamat buat awardnya
    mari kita menjaga bumi bersama2

    BalasHapus
  23. yuk mbak, kita sama-sama merawat bumi ini, agar bumi ini tidak marah lagi pada kita semua.

    selamat yah mbak atas awardnya. :D

    BalasHapus
  24. haduhhh...jadi pengin mendaki merbabu lagi...

    BalasHapus
  25. Ada award utkmu.., ambillah di blogku.

    BalasHapus
  26. aku juga ada ewod utkmu, ambil ye :)

    BalasHapus