Kamis, Juni 25, 2009

Saat setan kembali datang.....

Malam ini tinggal sendiri dilab..sepi euy..kupikir masih ada temen dilab..pas nyadar..eh ternyata tinggal saya sendiri (kemana aja bu..), saking konsennya kemonitor, ga nyadar semua anak dah pada pulang( ampyun deh cueknya..)..

Btw, ngomong-ngomong nih..saya dah lama ya ga nulis..semenjak lulus kuliah. Sebenernya sih masih tetep nulis..tapi di buku harian..itu juga dah bolong-bolong. Menulis seperti ini jadi mengingatkan saya jaman kuliah dulu.Waktu masih aktif dikampus..Kembali saya membuka lembaran-lembaran tulisan saya. Saya baca-baca lagi, terus bergumam, kadang tertawa sendiri.." bisa ya saya nulis seperti ini..". Namanya mahasiswa, idealismenya masih kenceeeeeeeennng banget( dan smoga sampai sekarang..dan nanti..aamin). Saat bersama kawan-kawan rasanya hati ini bergemuruh, ikut terpacu, semangatnya luar biasa, dan jujur saya merindukan rasa itu. Rasa saling memiliki, rasa perjuangan, rasa saat tanganku dingin karena hati tergetar. Saya rindu. Saya rindu masa-masa itu.

Dulu tangan ini rasanya ingiiiin terus menulis, sekarang, kenapa jadi mandul gini.. Memulai lagi pun karena terpacu kata-kata salah satu dosen saya. Saya jadi merasa malu. Rupanya mungkin saya terlalu malas selama ini.

Sepertinya hidup memang perlu selalu ada yang mentrigger. Tidak cuma sekali... Apapun...
Benar, belajar itu takkan pernah berhenti..terkadang kita lupa bahwa manusia tempatnya lupa. Sepandai-pandainya orang..sealim-alimnya manusia..jika tidak lama mendapat trigger..hampa juga rasanya..lupa pula akhirnya. Suatu saat tetep ada yang bocor..apa lagi dalam lingkungan yg tidak mendukung.

Mendapatkan sebuah trigger tidak hanya dengan mencoba mencari pembalajaran lagi..ato siraman hati...tapi dengan berada dalam lingkungan yang mendukung, keadaan kawan-kawan yang mendukung pun juga bisa menjadi pengingat kita tiap harinya.... Saya berkata demikian.karena saya merasa saya sedang mengalami hal itu.
Saat saya berada pada lingkungan yang "baik" dan orang-orang yang "baik" pula..tanpa sadar saya akan bersikap dan membawa saya kearah baik pula. Dan saat saya berada pada lingkungan yang "biasa-biasa" saja. Saya merasa kehilangan sesuatu. saya merasa jadi lain..ada kehampaan tiba-tiba. Dan saya rindu akan kedamaian.

Satu hal lagi yang membuat saya tiba-tiba tersadar. Hal ini pun ternyata terjadi pada penampilan..saya merasa beda dengan penampilan yang "kebiasaan orang gunakan". Saya merasa tidak bisa mengendalikan diri saya. Dan saya akan kembali normal saat saya kembali dengan "pakaian saya". Benar kata guruku dulu " ..kita akan terjaga,dan tanpa sadar akan menjaga diri sendiri dengan menggunakannya..sikap dan tingkah lakumu akan terjaga..".

ya! dan kukatakan beribu-ribu kali..ya! itu benar!.saya merasakannya..Dan kalo boleh jujur, saya merindukan diri saya yang sesungguhnya..saya benci dengan "penampilan sekarang". Walaupun 'mereka' bilang " wajar-wajar saja..". Tapi saya merasa asing..Saya kadang lupa dengan diri saya. Saya kadang lupa untuk mengontrol diri. Saya akan kembali " sumringah, damai" saat sore menjelang, karena saya bisa melepaskan pakaian besi ini. saya merasa kehilangan sesuatu, kehilangan aura itu. Dan saya rindu ingin kembali.

Setan memang pandai merusak orang..setan memang pandai mencari cela...Bertahun-tahun saya mempertahankan diri. Dulu saya bahkan bisa menentang sapapun, bahkan jujur orang tua saya sekalipun karena kain ini..yang membawaku kedamaian. bahkan mereka semua mengatakan saya "keras". dan saya tak pernah peduli. Tapi apa sekarang..suara saya bagai tertelan bumi. Suara saya tercekat untuk membangkang. Dan saya sedih tak ada satupun yang berada di belakangku..tak ada satupun yang membela. Dan aku hanya bisa terdiam karena realita. Saya teringat akan hari itu, saya hanya bisa menangis, entah mengapa hati ini terasa sakit..air itu tiba turun, tak tertahankan karena sakitnya saat peraturan itu di umumkan. Saat saya mencoba untuk memberikan pengertian pada ' orang sok tau' itu, dan rekan-rekan saya hanya membisu, tak ada yang bersuara, tak ada yang membela. Saya sakit. Saya kecewa..! bahkan kepada mereka. maaf..ternyata kita memang hanyalah sebuah 'budak'.
Ternyata kita belum merdeka...kita masih dijajah. Namun teringat kemudian kata pakde saya, orang yang menjadi tempat saya mencari solusi dikala saya ada masalah. Orang yang kuharapkan kelak saya bisa mendapatkan seseorang seperti dia.

"..jika untuk mempertahankan nyawamu...maka kau boleh melepasnya..tapi niat dihatimu tetap ada..dan jika bahaya itu telah hilang..kembalilah pada jalanmu..."

Dan beginilah hidup kawan.... semua butuh perjuangan. Dan semoga Tuhan memaafkanku, memaafkan kita. Dan semoga hari itu akan tiba. Saat kebebasan ada ditangan yang benar. Saat semua orang tersadar. Saya percaya. Hanya tinggal menunggu waktu. Maafku buat adik2 ku kelak, jika saat ini saya tak mampu memperjuangkannya. Tapi saya yakin, suatu saat akan ada perubahan..Hingga 'setan'setan' itu pun menangis.

Saya akan kembali..dan ini hanyalah sementara...Bismillah..demi untuk sebuah perjuangan..
Bismillah..Tuhan..bantu saya, dan kawan kawan saya...mereka yang dikekang..mereka yang terdzolimi...
Engkaulah yang memilki kekuatan..dan Engkaulah raja segalanya..saya percaya kepadaMU.

(lab komp.l3 ; 20:20 )

Sabtu, Juni 20, 2009

Belajar OOP ala saya …(^_^)




Wuiiiih...rada binyun waktu disuruh nulis tentang OOP, rada berat soalnya.. (-_-)
Tidak seperti biasanya...tapi coba sajalah…
Pasti binyun jugakan apa itu OOP??makanan apaan tuh...Otak-Otak Pindang???

Ehmmm..saya coba sedikit menerangkan dengan caraku. Kalo ada yang salah mohon maaf..karena saya juga masih belajar.. Saya hanya mencoba untuk sedikit berbagi dengan apa yang sudah saya dapat..jadi, mohon maaf banget kalo ada yang salah.
okay..mari kita mulai...

OOP singkatan dari Oriented Object Programming...
ehm, jadi gini...OOP itu menurut penangkapanku adalah sebuah teknik pemprograman..
dan kali ini saya menggunakan bahasa java, bukan bahasa jawa loh ya...(^_^)
Gini,saya mau nulis-nulis di OOP, mau ngobrol di OOP, mau buat nerangin sesuatu di OOP... itu pake bahasa java... Sebenernya sih pake bahasa yang lain juga bisa..tapi,salah satunya dengan bahasa java ( sementara saya baru tau pake bahasa ini).

Okay, biar enak kita langsung praktek sajalah.. Begini..misalnya saya mau bikin program sederhana penjumlahan a dan b.
Pertama, install dulu aplikasi netbeans-nya (bisa diunduh di http:netbeans.org), di aplikasi ini tempat kita kerja.
Terus, setelah masuk ke netbeans klik file dan pilih new project, pilih java application kemudian next. Di Project Name tulis nama proyeknya, misal tulislah namanya 'Matematika'. Jangan lupa dibagian bawah layar New Java Application ada tulisan Create Main Class dan Set as Main Project, pilih yang Set as Main Project, kemudian kilik finish. Nah , terus setelah itu kilik kanan Matematika, pilih New,Java Class. kemudian buat nama kelasnya, di Name Class semisal tulis nama kelasnya 'Hitung', nama Packages-nya 'Aljabar'. lalu klik Finish.selasai…dan siaplah kita beraksi di kelas ‘Hitung’ ini.
Biasanya kalau para dosen dan kawan-kawan serta rekan-rekan yang lain menerangkannya dengan system objek misal sepeda, mobil dan lain sebagainya, karena memang namanya saja pemprograman berorientasi object. Tapi disini, Saya mau coba cara lain dengan menggunakan system ruang kerja..(ga papa toh..). moga-moga aja nyambung…aamiin..( koreksilah saya jika salah)
Misal tadi saya mau buat pertambahan a dan b..disini kita akan membuat dua kelas atau gampangnya sebutlah dua lembar kerja..di lembar pertama saya akan membuat rumus perhitungannya..dan dilembar kedua adalah tempat untuk melakukan aksi perhitungannya. Istilahnya gini, ada dua ruangan, ruangan pertama adalah tempat saya menyimpan alat-alat, rumus-rumusnya,cara kerjanya atau istilahnya gudangnya ( kelas ‘Hitung’), ruangan kedua tempat saya bekerja (kelas ‘HitungBeraksi’). Nah, kalo saya mau bekerja ,saya akan mengambil alat-alat yang sudah disediakan di gudang(kelas ‘Hitung’). jadi, kelas pertama adalah gudangnya , kelas kedua adalah tempat kerjanya. Begitu..semoga bisa dipahami….
Terus, kalopun mau bikin kelas lagi buat perhitungan yang lain dan peralatannya ada dikelas pertama, kita bisa kok pake peralatan gudang kelas pertama tersebut, kalo memang ada hubungannya. Begitu...smoga tidak menyesatkan..
Okay, kita kembali ke netbeans….tadi setelah masuk ke class ‘Hitung’ ( yang tadi kita buat… ). Kita tuliskan rumus perhitungannya..istilahnya kita siapin peralatan apa aja yang akan kita sediakan di tempat ini buat mensupport kelas-kelas lain yang akan melakukan perhitungan.
Contoh :
public class Hitung {
int hasil;
void pertambahan(int a, int b){
hasil = a+b;
System.out.println("Hasil pertambahan "+ a + " dan " + b +" adalah "+hasil);
}
}
Ket:
· void pertambahan(int a, int b){ -----> ini maksudnya pertambahan nanti akan terdiri dari dua angka yaitu variable a dan b, kalo mau melakukan pertambahan lebih dari dua, ya..tambahin aja lagi variabelnya jadi a,b,c..dan seterusnya
· hasil = a+b; -----> ini adalah rumus pertambahannya
· System.out.println("Hasil pertambahan "+ a + " dan " + b +" adalah "+hasil);
-----> maksudnya ini adalah cara untuk menampilkan hasilnya nanti seperti apa.
Nah, Gudangnya dah jadi, kita sudah menaruh rumus2 dikelas ini..terus kita buat ruangan tempat kerjanya, kita bikin kelas baru, misal nama kelasnya Hitung Beraksi’. Sama seperti bikin kelas ‘hitung’, kilik kanan Matematika, pilih New, Java Class. kemudian buat nama kelasnya, di Name Class tulis nama kelasnya 'HitungBeraksi'. nama Packages-nya 'Aljabar' ( dalam satu gedung yang sama). Okay bos..terus buatlah apa yang mau kita kerjakan.
Contoh:
public class HitungBeraksi {
public static void main(String[] args){
// Membuat object (membuat nama kerja)
Hitung mtk = new Hitung();
/* memanggil atribut dan memberi nilai */
mtk.pertambahan(20, 10);
}
}
Ket:
· Hitung mtk = new Hitung(); ------> disini maksudnya kita punya kerjaan diruang ‘HitungBeraksi’ namanya mtk, dan mtk ini kerjaan baru (new) yang akan pake peralatan yang sama di kelas ‘hitung.
· mtk.pertambahan(20, 10); ------> Disini maksudnya pekerjaan mtk adalah pertambahan 20 dan 10. Kalo semisal mau melakukan pertambahan lebih dari dua, misal 20,10,50..dst, liat dulu di gudang kelas ‘hitung’ ada rumus yang menyediakan pertambahan itu ga..kalo ga, ya ga nyambung….
· Catatan: setelah melakukan satu kegiatan jangan lupa diakhir diberi tanda (;), artinya satu perintah selesai.
Terus,setelah itu dijalankan, caranya klik kanan kelas ‘HitungBeraksi’,pilih ‘Run File’. Tunggu..dan akan keluar hasilnya seperti ini =
run:
Hasil pertambahan 20 dan 10 adalah 30
BUILD SUCCESSFUL (total time: 3 seconds)
Okay bos…selesailah pekerjaan kita sampai disini. Begitulah saya memahami proses kerjanya OOP. Ini hanyalah sebuah contoh sangat sederhana membuat sebuah program menggunakan java. (^_^)
Selamat mencoba kawan! Mari kita belajar bersama …….(^_^)

Selasa, Juni 16, 2009

Tuhan...bantu aku.......

Saya masih juga tidak mengerti dengan diriku..mengapa begitu sulit sekali mengendalikannya...
padahal jelas aku tak mengingikannya..aku bahkan sangat membencinya..aku ingin membuangnya jauh-jauh..
aku benci..benci..mengapa masih saja terus hadir..bukankah aku sudah memintanya padaNya..tolong hilangkan..lenyapkan..karena sungguh aku tak menginginkannya..
Aku benci dengan diriku yang demikian..mengapa?mengapa dia harus hadir..hadir dalam tubuh ini..siapakah sebenarnya aku..mungkinkah ada sosok lain dalam diriku..sapa dia..?? kenapa dia tiba-tiba datang dan mengganggu ..kehidupanku yang mulai tenang..
mungkinkah aku memliki pribadi ganda..??
ALLAH..aku tersiksa..dan aku menginginkan diriku yang lain..diriku yang sebenarnya..diriku yang ingin menyayangi..diriku yang tenang..diriku yang saat ini..diriku yang sesungguhnya yang kuinginkan..aku ingin diriku yang dulu..diriku yang menyenangkan..diriku yang mampu kukendalikan...
Mengapa?..dan haruskah kukatakan maaf pada setiap orang yang berurusan dengan diriku yang bukan diriku..haruskah kujelaskan bahwa itu bukan diriku..di jaman ini..ada kah yang percaya..dan adakah yang melihatku..Tuhan benarkah ini..?? atau memangkah hanya diriku saja sendiri yang demikian???yang tak mampu mengendalikan sifat buruk ini..??.
Sampai kapan pun aku akan terus berusaha, karena niatku baik..aku tak ingin menyakiti siapapun..apapun...
Tuhan..hanya engkau yang tahu ..apa yang kuinginkan ..apa yang ada dihatiku..
maka Tuhan..tolonglah aku..berilah aku kekuatan..dan tolonglah kendalikan aku..ingatkan aku..dan besarkanlah hatiku..
kawan..ayah..ibu..saudaraku...sungguh aku sangat menyayangi kalian..lebih dari hidupku,...sungguh..dan aku menginginkan kalian..
Hanya maaf..aku hanya tak mampu mengatakannya. Sungguh..saat aku berbuat jahat kepada kalian..saat aku bberkata yang tak kalian inginkan..( dan sesungguhnya akupun tak menginginkanya)sungguh itu bukan aku..hatiku berteriak menangis menolak menentangnya..karena raga ini ada lain yang mengendalikannya..
Sungguh..karena aku menyadarinya secara penuh..saat aku berkata jahat kepadamu, kepada kalian..saat raga ini begitu menyebalkan..sungguh dalam hati aku berteriak.." apa yang telah kau lakukan...hentikan..hentikan..!!"..tolong aku ..itu bukan aku..kukatakan..itu bukan aku..
kalian tau...dan aku hanya bisa menangis setelahnya..menangis menahan sakit apa yang telah 'ia' perbuat..dan akhirnya aku hanya membenci diriku..dan aku tersiksa. tersiksa bertentang dalam hatiku..perih..sakit...dan aku hanya bisa menangis...karena aku tak tau apa yang harus kuperbuat setelahnya..karena semuanya telah terjadi...
karena semuanya akan sulit untuk mengembalikannya lagi..itu tak mudah..aku hanya berharap semua ini segera berakhir.. dan mampu mengembalikannya...mengendalikannya.
Tuhan..bantu aku...

Rabu, Mei 27, 2009

" panggil aku Muna "

270509 ; 10:26

Panggil namaku Muna. Seorang manusia berkelamin wanita. Aku hanyalah manusia biasa, yang berusaha untuk menjadi diriku, mencoba menjadi baik dan disayangi. Tak ada yang istimewa sebenarnya dari seorang Muna, biasa saja. Simpel dan tidak berlebihan. Hanya seorang gadis berwajah standart. Tinggi sedang-sedang saja, wajarnya orang Indonesia. Ok, saya orang Indonesia, tepatnya di pulau jawa disebuah kota kecil dan desa sederhana. Tidak terlalu terpencil karena setidaknya masih ada angkot yang lewat walau harus menunggu dulu sampai 1-2 jam. Tidak terlalu jauh pula dari akses kehidupan kota. Satu kali naek angkot kemudian disambung sekali lagi dengan bis kota kecil. Melewati sawah-sawah dan dua jembatan, dua sungai.

Sampai kini saya masih merasa baik-baik saja dengan kehidupan yang sebenarnya mungkin biasa saja. Tapi akan kukatakan luar biasa, karena saya bisa berkembang, karena saya bisa tumbuh, dan yang pastinya saya masih diberi hidup..... Merasakan saya tumbuhpun merupakan suatu yang luar biasa. Dari yang saya yang masih bertubuh kecil lambat laun berubah menjadi dewasa, dari pikiranku, cara bermainku. Tingkah lakuku yang kanak-kanak, sedikit-sedikit berbeda jadi lebih tenang, lebih luas dan bisa mengendalikannya. Seperti saya mampu mengendalikan jalanku, mauku, dan dunia yang kuinginkan. Dari saya yang takut-takut ingin selalu di temani dan tak tau apa yang harus di lakukan sampai saya berdiri sendiri dalam lingkunganku. Saya ada dalam sebuah komunitas, menjadi bagian yang mengisi dunia. Dan bisa saya katakan... "saya bangga dengan diri saya". Silahkan mungkin anda mengatakn congkak..ehm tapi itu bukan kesombongan.tapi sebuah penghargaan akan diriku. Karena memang saya bangga dengan diriku..saya mencintai diriku.

...(bersambung....)

Selasa, Mei 26, 2009

Bismillah ...saya sedang mencoba lagi...

@lab 26 mei 2009 3:28


Kadang saya tidak mengerti dengan segala sesuatu yang berjalan dalam hidup ini. Bertahun-tahun saya hidup, namun saya merasa begitu banyak waktu yang terbuang. Serasa sia-sia. Seharusnya bisa lebih baik. Apa yang sudah didapat?. Sekolah bertahun-tahun...pelajaran yang sama diulang-ulang, namun tak juga mengerti. Sebenarnya sapa yang salah?. Patutkah saya menyalahkan diri saya sendiri, jika hal yang sama terjadi pula pada kawan-kawanku? Mungkin saya tidak sendiri. Tapi bisakah kita mengejar ketertinggalan itu...Saya tidak bicara asal. Tapi saya melihat fakta. Seperti saya melihat rekan-rekan yang usia mereka tak jauh terpaut dariku...mereka sudah jauuuuh melangkah. Saya merasa semakin kecil. Apa yang membedakan kita? saya dan dia, mereka sama-sama manusia..sama-sama terlahir dari rahim ibu, sama-sama ciptaanNya, sama-sama makan nasi, sama-sama orang indonesia(di indonesia)...bahkan kadang mereka kehidupan ekonomi dibawah dariku..mungkin kita...apakah takdir..?Apakah memang sudah demikian?Apakah memang mereka tercipta untuk menjadi profesor-profesor dunia?..Kalo begitu saya patut iri..kenapa saya tidak..ataukah memang saya yang salah. Saya yang tidak memanfaatkan waktu. ya..mungkin sayalah yang salah. Bagaimana dengan kesempatan...Bukankah itu juga berpengaruh..saya hanya tak mendapatkan kesempatan. Saya pernah mendengar hal ini dari seorang kawan." mereka sebenarnya tidak pintar...tapi beda kesempatan saja". Entahlah..hanya saja saya begitu merasa iri dan takut...Saya seharusnya mungkin bisa lebih baik. 


Lingkungan. Ya..salah satu yang mungkin mempengaruhiku. Dulu...saat lingkunganku menurut saya mendukung, saat semuanya berjalan normal...saya mampu berprestasi lebih dibanding dengan yang lain. tapi saat ini? apa yang sudah kuhasilkan? NOl besar...tak ada apa-apa. dan saya bukan apa-apa sekarang. Saya bahkan berlari terseret-seret mengejar yang lain. Saya telah tertinggal jauh. Walau terkadang saya menyalahkan keadaan yang telah membuat saya demikian( berubah). Terkadang begitu marah dengan semua yang telah terjadi. Tapi apa yang bisa saya lakukan? semua sudah terjadi. Masihkah ada waktu untuk merubahnya?..mungkin masih. Dan mungkin hanya saya sajalah yang bisa merubahnya. Walaupun mungkin sebenarnya sudah terlambat. Tapi saya sudah terlanjur berada disini. Di tempat saya sekarang berdiri. Di lingkungan yang menuntut saya menjadi lebih. Dan saya masih akan terus mencoba...walau sulit..tapi inilah konsekuensinya dari apa yang telah kulakukan..ada sebab dan ada akibat..siapa yang melakukan maka dia yang menanggungnya. Saya bahkan tak tau sampai kapan saya akan hidup...masihkah ada waktu untuk mencapainya. Mampukah saya mengejarnya?. Dan saya harus memperbaikinya. Mungkin tak sempurna, tapi apa salahnya saya mencoba. Dan saya hanya berdoa , memohon segala kemudahanNya. Bismillah... Saya ingin menjadi 'baik' lagi. Pikiran dan segala yang terjadi di sekitarku, segala yang mungkin akan menjadi pengganggu, segala yang mungkin terjadi lagi, sayalah yang mengendalikan..apakah baik atau tidak. Bismillah..Tuhan saya mohon pertolonganMU.

Senin, Mei 25, 2009

belajar

salam....

pagi semuanya..hari ini kumulai hariku dengan belajar(lagi..)ya..every day is belajar. seperti pagi ini berangkat menuju lab dengan perasaan deg2an karena akan memulai suatu pembelajaran baru, suatu yang bener2 baru kudapatkan.. dan semuanya berhubungan dengan otak...saya takut..tapi saya harus mencoba. Sebenernya saya suka dengan pelajaran ini. Dan sebenernya dulu saya menginginkan pelajaran ini, dan saya tak terbayangkan bisa menyentuh pelajaran ini, karena dulu saya merasa sepertinya saya tidak mampu, karena basic saya bukan dibagian itu. Tapi hari ini hingga hari2 berikutnya saya akan berkutat dengannya, dari pagi hingga malam.

sekilas kata2 pengajarku "......nah dipastikan masing2 komputer sudah terinstal paket tracer 4 ato 5, ujian chapter semua online.... ".

Minggu, Mei 24, 2009

jati diri

saya hanyalah seorang anak manusia yang mencoba mencari jati dirinya. Mencoba mencari yang terbaik, terbaik bagi dirinya, terbaik bagi orang2 yang ada di sekitarnya, dan terbaik buat semuanya. Aku hanya ingin menjadi anak baik...anak yang disayangi oleh kawan2nya..anak yang bermanfaat buat semuanya. dan aku hanyalah anak yang mencoba untuk mengerti semuanya..mengerti akan dunianya, mengerti segala yang di lakoninya..Dan aku hanyalah anak yang coba untuk dimengerti....dan hanyalah inilah aku..yang berdiri disini memandang semuanya.

Rabu, September 05, 2007

permen coklat..


Akhirnya aku mampu merasakan semuanya, semua rasa yang mereka rasakan, yang kata mereka indah. Tapi bagaimana kau mampu mengontrolnya. Ya....hanya kau yang mampu menahan segalanya. Indah memang, namun terkadang menyakitkan. Semua datang begitu saja, tanpa terduga dan kau ingin terus berada dalam surga sedetik itu.  Manusia hanyalah manusia dan dia bukan malaikat. Tuhan punya arti memberi rasa itu. Memberi semuanya. Saat pikiran mulai menyatu dengan hati. Aku kini telah dewasa. Usiaku mungkin tak muda lagi seperti saat dulu. Dan aku tak mungkin menghindar. Dan berapa lamakah aku akan bertahan. Bertahan dengan kehidupanku. Merasakan dunia. Merasakan dan melakukan hal layak yang dilakukan oleh seorang manusia. Haruskah kulakukan dengan semua hal, segala yang kupegang yang kunamakan dengan nama " prinsip".   Ya.. aku hanyalah seonggok daging bernama manusia. Seonggok yang tak berarti apa-apa.  Kini ribuan rasa berkecamuk dalam dadaku, kadang terasa sesak. Sangat sesak, kadang kumerasakan haru, dan rasanya aku ingin menangis, sepertinya rasa itu menyatu. Dan ada kerinduan disana. Kerinduan akan kebersamaan, kerinduan yang seharusnya tak ada, jika kuingat adanya Tuhan.  Ya ...selingsing-selingsing kecil bertebaran dihatiku...senandung lagu yang terdengar sendu terasa indah, bagaikan dunia tiba-tiba berubah. Aku terpesona. Saat senyum mulai serasa manis.

Apakah ini yang kau sebut dengan " Cinta"?. Semudah itukah..?. ah bukan..ini hanya sekedar bunga hati. ya bunga hati, ibarat bunga tidur yang hanya sesaat, karena hatiku pun hanya berdebar sesaat, mengagumi tanpa menginginkan. aku mungkin naif, jika aku aku tak ingin sekedar bersama " sesaat". Dan bukankah itu yang dinamakan "setan" dalam mata Tuhan..? sulit untuk membedakannya. karena kusadari ini benar-benar manis.  Seorang yang berbeda dengan diriku begitu indah dimataku. Sangat indah. bagaikan tak ada manusia selain dia. Diantara ribuan manusia berkecamuk dimataku dan hanya dia yang terlihat. Mataku nakal betul. Mencari-mencari sedang hatiku memberontak. Kurang ajar. Aku merasa lebih indah. Sebagai wanita aku merasa begitu manis. Sangat manis. Saat kusembunyikan senyum terbaikku. Dalam- dalam kusimpan. hanya sejentik cekung dipipi. menyembunyikan rona merah diwajahku. bersembunyi. ah..aku benar-benar merasakan keindahan. Aku merasa sebagai Wanita. Sebagai seorang perempuan. Inikah aku?. Inikah satu bagian episode yang terasa bagaikan kopi susu manis?. permen coklat yang kukulum tak ingin habis ?. ya...permen coklat dalam kehidupanku...hanya datang untuk sesaat. Satu permen akan habis, dan akan datang lagi suatu saat nanti.(^)_(^)....
(09:55;TA15B+;050907; maafkan aku Tuhan...)

Selasa, April 03, 2007

INGINKU....

Hari ini aku merasakan hal yang teraneh dalam hidupku, walupun aku sering mengalaminya . Ya...kesepian ..rasa kesepian yg nyeri melandaku, selalu saja seperti itu. Dan itu adalah hal yang paling menyakitkan. sangat miris. Dan aku tak sanggup untuk bergerak, walau sekedar melakukan kegiatanku. aku terasa begitu sendiri. dan hatiku miris bagai ingin menangis,namun tertahan. Aku tak sanggup menahan. Hanya mampu bertahan. Bertahan untuk mencoba kembali normal. Mencoba untuk kembali, untuk normal. Dan aku sadar siapa aku?. Lalu perasaan kerinduan akan semuanya menyelimuti seluruh hatiku.

Aku ingin semua kembali apa adanya. Aku ketakutan , itulah yang terjadi saat aku mulai merasakan sepi ini, ketakutan akan perginya mereka, semua yang aku miliki, semua yang aku sayangi, semua yang aku rasakan bahagia, dan aku tau tak selamanya memiliki mereka. Aku tak mau kehilangan... aku inginkan semua ada. Aku ketakutan , ketakutan untuk merasakan sepi lagi, ketakutan untuk ditinggal sendiri lagi. ketakutan untuk tak merasakan bahagia lagi, ketakutan untuk tak tertawa lagi. Aku takut..... aku takut kehilangan. Aku takut.. untuk pergi, untuk mereka pergi, takut mereka membenci dan jauh.

Seandainya waktu abadi, seandainya tak ada perpisahan, seandainya tak ada putaran waktu, dan seandainya tak ada kepergian , dan seandainya tak ada kematian, dan aku ingin begini.

Aku tak ingin berubah, aku takut kembali ke masa lalu, kembali kemasa sendiri, kemasa siksa batin dan teriris. kembali kepada menangis batin...tidak!!

Aku tak ingin menangis lagi, aku tak ingin merasa sakit lagi. Aku tak ingin sendiri, dan aku tak ingin membenci. Aku tak ingin menyakiti, dan kutak ingin menjadi gila, gila dengan semua kesepian, aku tak ingin malam, dan ku tak ingin kelam,ku ingin mentari dan pagi, ku ingin senyum dan bahagia, ku ingin canda dan tawaku, ku ingin semua yang pernah kusayangi, ku ingin mereka.. dan kuingin pagiku..(020407;22:15; TA 15 B)

Sabtu, Maret 17, 2007

IMAN.......


P
erkembangan teknologi yang semakin maju, bukannya membuat hidup semakin ringan. Yang terjadi justru menambah beban hidup tiap manusia. Lihat saja dengan adanya teknologi-teknologi terbaru yang katanya bisa meringankan hidup, membantu manusia dengan kecanggihan teknologi, justru hal ini akan membuat manusianya semakin komsumtif dan berusaha selalu bersaing. Contoh, dengan adanya perkembangan teknologi HP. Setiap manusia ingin memiliki Hp yang semakin canggih dan orang akan merasa ketinggalan jaman kalalu ga make HP. Padahal dulu juga ga ada HP baek-baek aja tuh. Ga ada AC di rumah juga tenang-tenang aja , ga punya kendaraan sendiri juga santai-santai aja. Bahkan bisa menyehatkan tanpa itu semua. Lalu, kenapa sekarang seolah tanpa itu semua, hidup takkan berjalan. Orang-orang dulu bisa hidup dengan hanya makan nasi jagung, minum dengan air masak sendiri. Kenapa sekarang sulit?, padahal sama aja. Manusianya aja yang merubah. Nah, kalau gue sendiri? nah itu dia, gue hidup di jaman ini. Dan keadaan gue yang mendidik kita seperti ini. Buktinya anak-anak terdahulu bisa tuh hidup dan bahagia dengan keadaan mereka di waktu itu. Ya waktu itu. Tapi, bukankah sama saja. Jadi kalau gitu, tiap manusia terdidik oleh keadaan bukan?. Berarti bisa saja donk, dia hidup dan bahagia dengan keadaan yang sederhana dan apa adanya dengan didikan dan lingkungan yang sama?. Sayangnya pengaruh Lingkungan dalam perkembangan manusia lebih dominan. Okey, kalalu gitu manusia itu membuat dirinya semakin sullit oleh dirinya sendiri.

Kondisi yang membuat dirinya tergantung dengan keadaan. Contoh, sok atuh lihat kondisi di pedesaan. Mereka tetap bisa hidup dan bertahan dengan keadaan yang sederhana. Bagi mereka itu adalah cukup dan mereka bisa aja bahagia. Tapi, beda jika ini terjadi pada manusia yang hidup dikota yang penuh teknologi, dengan keadaan yang sama di desa. Menurut dia kondisi seperti itu adalah kondisi yang menyedihkan. Dan sulit untuk hidup. Nah loh, padahal sama-sama manusia. Dan yang terjadi saat ini parahnya,keadaan yanng serba modern ini dijadikan patokan hidup. kalau ngga ada materi rasanya hidup telah habis.

Okey BAHAGIA!. Bukankah bahagia itu dirasakan oleh hati, diresapi oelh jiwa?. Yang bahagia itu jiwa kitakan?. Dan apa yang yang dirasakan oleh hati itu tergantung dari apa yang dipikirkan oleh tiap manusianya?. Apa yang ada dipikirannya, apa yang ada diotaknya?. So, semua tergantung pikran masing-masing orangkan?. Lalu, apakah bahagia itu semua tergantung dari sebuah materi dan teknologi?. Okey dengan adanya materi hati akan merasa senang, dan itu jelas bisa bahagia. Apakah ini sepenuhnya bisa diterima?. Idealisnya memang ga, iya kan ?. Tapi, apa tiap manusia bisa melewatinya ?. Ada yang tidak, ada yang nggak kan?. So, apa lagi yang membedakan?. Ada tuh orang yang kaya raya tapi nggak bahagia, ada juga yang hidup pas-pasan juga nggak bahagia. Lagi-lagi materi yang jadi biang keroknya. Orang kaya, tapi dia terus merasa kekurang. Orang biasa, tapi dia ga bisa nerima keadaan hidupnnya. Semua tergantung dari apa yang dipirannya. Coba senadainya dia ga mikirin gengsi dan materi. Asal bisa hidup, asal bisa ngejalnin hidup, dan apa yang dimilikinya adalah kekayaan yang sudah cukup. Bukankah ini tidak menjadi beban?. Aaah.... kalalu ngomonign soal idealis, emang gampang, tapi kenyataan ngga sepenuhnya demikian. lagi-lagi semua tergantung dari pikiran.

Okey bicara soal PIKIRAN!. Sekarang apa yang dipikirkan, apa yang dirasakan tergantung apa?. Tergantung apa yang dilhatkan? tergantung apa yang di hati jugakan?. Berarti pikiran juga tergantung perasaan. Tergantung HATI. Lalu apa yang ada di hati?
IMAN! itu dia!. Basi ya...?. Tapi, kenyataannya emang gitu ko, ga bisa ngelak yang namanya iman. Mentok-mentoknya juga ke imankan?. Dan kalau dirunut emang ujungnya tegantung dari iman tiap-tiap manusianya. Ini dasar yang paling kuat.Dan ini bisa mengendalikan pikiran, rasa, dan jiwanya, hingga rasa bahagia. Apa yang dilihatnya, Iman yang ngontrol.
Dan IMAN tergantung dari kepercayaan dan Tuhannya. Tergantung bagaimana Tuhan dan ajarannya. Dan bagaimana ia mendalaminya, iya kan?. Makanya sering kita dengar, " semua itu tergantung iman masing-masing orang, imannya kuat dia bertahan, imannya lemah maka dia punah". So, kalau kembalinya ke iman, mau bagaimnapun keadaannya, bagaimanapun kondisi, dia tetap bisa bertahan dan bahagiakan?. Jadi, ga tergantung dengan materi dan teknologi kan?. ya..hidup ngga akan berakhir dengan sia-sia dan merusak pikiran sendiri dengan iman yang kuat. Artinya setidaknya kita belajar legowo, sabar, dan apadanya. eh, nyambung ga sih. ( 160307; 10:33).

Minggu, Maret 04, 2007

Gw Manusia Suci...Setan yang GILA!

Gw mau cerita. Terserah lu mau denger apa nggak. Ini bukan cerita biasa, tapi ini cerita beneran. Mau percaya apa nggak, terserah lu deh. Tapi gw mau ngeluapin semuanya. Biar plong ati ini. daripada gw stress dipendem mulu. ih amit-amit deh. gw kan masih normal bo!. masih punya otak. dan gw masih idup. gw masih punya rasa , gw masih punya ati. hanya orang bodo kali yang membuat dirinya gila. ih..sia-sia amat tu hidup cuma mikirin yang nggak-nggak, apalagi sampai dipendam. Pertama jelas ini bisa bikin sakit hati. Kedua , bisa bikin kanker hati (eh..bisa aja, kalo sakit hati lu benar-benar berkarat) bahkan lu bisa jantungan(tau deh penelitian darimana). Maka dari itu, gw pengen cerita . Biar cuma tanah, air, bumi, dan langit, yang mendengar juga nggak papa. Yang penting gw mau cerita . Gw ini terlalu bosan. Terlalu bosan!. Bahkan muak, mungkin sangat muak. Mau marah juga bingung sama siapa karena memang nggak ada yang perlu di persalahkan . Yang salah semua ini adalah syetan. Salah syetan yang terus mengganggu pikiran setiap orang, yang menggangu dan menggurui hingga semua menjadi babu. Benar-benar biadab!.

Gw benci, gw benci karena semua orang berubah dan bahkan gw sendiri. Ya.. karena syetan!. gw yakin ko, bahkan yakin seratus persen, kalo gw nih orang baik. Ga hanya gw, tapi semua orang di dunia ini baik, sangat baik. Mereka adalah orang-orang suci yang punya hati. Orang-orang dengan hati yang putih. Gw yakin. Sangat yakin!!.

Gw , mereka, jadi beda, jadi berubah, jadi aneh karena syetan!. Bayangin, bagaimana bisa kami yang suci ini bisa-bisanya makan uang rakyat, bisa-bisanya disaat seperti ini mikiran dana tunjangan, disaat rakyat dan rekan-rekanku yang merana dihimpit kemiskinan dan kelaparan, disaat banjir melanda kotaku, disaat gempa dimana-mana, disaat kerusuhan terjadi dan tak henti- henti. Gw bener-bener ga habis pikir. Ko bisa!. Dimana otak ditaruh!. Kok ya bisa sampai ngotot-ngotot agar PP 37 di sahkan. Benar-benar ga habis pikir!. Padahal kita tahu, dipikir berapa kalipun, ini benar-benar ga masuk akal. Ini gila!gila!gila!. Semua serasa di perbudak dengan uang dan uang sama dengan syetan!. Pantas saja mereka abadi di NERAKA. Sangat pantas!. Bagaimana tidak, aku dan saudara-saudaraku telah di perbudaknya.

Dan gw ga habis pikir lagi, bagaimana bisa kita yang sesaudara muslim bisa saling jotos-jotosan. gw bosan bo! gw bosan denger lagi-lagi ada bentrok sesama muslim. Padahal Tuhannya kan sama. Padahal toh kita sama-sama benci syetan!. AArghkk.....
gw sendiri nih bo ! dah berusaha, berkali-kali berusaha untuk menata hati gw. Menata hati gw, bahkan menutup serapat-rapatnya untuk syetan. Karena gw yakin syetan ga pernah berhenti. Ga pernah nyerah. Mereka itu benar-benar ga tau malu. Muka badak deh pokoknya. Dah di usir jauh-jauh pake dzikir juga, mereka getol balik. Jangankan gw, ustadz gw aja kena hipnotis dia. Gila ga sih!
Yang lebih gila lagi ! guru gw aja bahkan lebih gila. Tuh guru kayaknya benar-benar termakan rayuan syetan. Eh guru gw..?! gw liat di TV ding, ada guru buat mesum ma muridnya. Keparat!!. Syetan bahkan tertawa riang. Ah, tapi gw yakin, mereka sadar ko' kalo tuh semua salah . Karena dasarnya toh mereka manusia suci. Suci dari Tuhan. Karena sebenarnya gw sendiri sadar bo, kalo apa yang gw lakuin ga bener tuh salah. Sangat-sangat sadar. tapi itu dia, kadang gengsi gw kemakan syetan. Dan gw benci!. Benci dengan Syetan!.
Dan sekarang gw tambah geram. ngederin berita baru-baru ini ada ibu yang tega mengahabisi nyawa keempat anaknya dan dia sendiri bunuh diri, hanya gara-gara ngga kuat menghadapi hidupnya yang semakin terhimpit oleh ekonomi. Katanya ngga kuat dengan ekonomi tipis, dengan alasan takut ngga mampu ngebahagiain keempat anaknya. GIla!gila!gila!. bener-bener GILA!. Syetan kayaknya dah berkarat di hati dan jiwa tuh Ibu. Dan sekarang, syetan yang ada di tubuh tuh ibu kini pasti dah berkeliaran mencari mangsa baru. AARGHH...GILA!Syetan mang dah Gila!. (040307)

Senin, Februari 19, 2007

dims 3 x 4 m (Aku Menangis)


Aku menangis, saat sendiri, aku menangis dalam hati, aku ingin berteriak tapi itu tak mungkin kulakukan. Kini ku tau, terlalu lama jenuh ternyata tak baik , terlalu lama menyendiri juga tak ada untungnya. Huaa apa yang telah kulakukan. Seharusnya keadaan seperti ini tak akan mengganguku lagi. Karena aku tau, aku sudah biasa menghadapinya. Aah, tapi ini berbeda, ternyata aku tak bisa bertahan, yaa.. walaupun masih kupaksakan akan baik-baik saja. Walau nyatanya ku meringis dalam hati.  Semua memang butuh komunikasi, kehilangan waktu adalah penyesalan.

Sekarang disini aku sendiri, duduk seorang diri, dan tak ada yang datang. Dulu, disini tak begini. Disini tak sepi, dan disini selalu ada.. ternyata ku butuh kalian..
Kalian yang unik, kalian yang berbeda, kalian yang menyebalkan, kalian..aah, memang kalianlah yang terbaik, tak ada yang melebihi kalian, dan tak ada yang seperti kalian. Itulah kalian.... terlalu bodoh untuk melupakan kalian.
Hei..dimanakah kalian? Tertidur pulakah?..atau aku yang salah..ya..ini mungkin memang salahku. Seharusnya aku tak lari, seharusnya aku tak sembunyi. Arghk..sudah terlambat!menyesal dan menyesal.

Masih mencoba untuk kembali, seandainya masih bisa. Aku masih disini. Sejak mentari pagi hingga menjelang senja. Aku takkan pergi. Biar kalian mengoceh, biar kalian berkoar.  Bahkan sejenak mereka tak bisa. Dulu tak ada kata "itu", yang ada kata "bisa".
Pernah ku pergi ke tempat yang sama, kukira bisa mendapatkan lebih. Kupikir bisa lebih bermakna. Nyatanya aku salah, aku tak bisa, aku tak sama dengan mereka. Karena aku adalah kalian. Kalian menuntut,tapi tak mencaci, kalian marah, tapi tak memfitnah, kalian membenci, tapi tak diam. Kalian dan aku pasti kembali.

Hei...aku disini, tak adakah yang merasakan?, dan datang menemaniku. Bodoh, kenapa aku selalu terlambat?. Kenapa selalu menunda-nunda, pernahkah ini dirasakan mereka?para tetua, para pendahulu zaman?

Heii...disini hampir malam, diruang sempit penuh memory. Memejamkan mata, mencoba membayangkan bahwa aku tak sendiri, disini. Tempat yang dulu penuh tawa, saling mancaci, mencoba untuk berdebat, sakit hati, tempat yang selalu penuh sesak hingga tak muat. Masih..aku masih disini. Didepan layar. Senja  semakin menghilang. Satu keajaiban inginku saat kubuka mata , kalian ada di belakangku. Ada disini.
(180207;18:15)

Senin, September 11, 2006

Teruntuk Ayah dan Bunda, Tuhan masih selalu tersenyum pada kita......




Rabu, 02 Agustus 2006, 17:45, Di kamar kost

Jika anak dibesarkan dengan celaan, Ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, Ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, Ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, Ia belajar menyesali diri
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, Ia belajar menahan diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, Ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, Ia belajar keadilan
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,
Ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
sumber: Dorothy law nolte

Ayah , Bunda....
Bersabarlah..,Ananda sedang berjuang
membawa mimpi ketempat suatu hari
Disini... tidak akan lama, tidak akan lama.
ya..kenapa Bunda? Bunda bertanya bagaimana makanku? tidak cukup uang?
ah,,,gampang Bunda, tidak usah khawatir
Nandakan bisa syaum Daud Bunda ..hehe.
Ada apa Bunda?! Bunda bilang aku akan kurus? nanti sakit-sakitan?
Wah.. tidak apa-apa Bunda, kurus-kurus tapi berisi. Nanda masih tetap aktif dan lincah kok Bunda.
Ciat..ciaat..ciat... tuh kan Bunda , tidak apa- apa..
Sakit? puasa itu justru menyembuhkan penyakitku Bunda..Sahabat Nanda pernah bilang kalau sakit, puasa saja,Begitu Bunda..
Kenapa Ayah..?!Ayah bilang ayah akan kesulitan membayar uang kuliah nanda?
Wah..jangan khawatir Ayah.
Allah maha pengasih. IA tidak pernah tidur
Nanda ingat kata HR Muslim .
"Siapa mendapat cobaan ( kesulitan, kesusahan, kemiskinan, dan sebagainya) dalam memelihara atau merawat anak-anaknya, tetapi dia tetap berusaha merawat mereka sebaik-baiknya, maka semua cobaan itu menjadi dinding baginya dari neraka ".
Maka bersabarlah ayah, bersabarlah...
Nanda akan belajar. Nanda akan mendapatkan beasiswa
We have much Moslem family in the world dad,,,
Banyak jalan ayah....
Nandakan bisa bekerja..buat bantu ayah..
Kenapa Ayah ?!? Ayah bilang Nanda akan malu?
ah.. tidak ayah. Tidak sama sekali.
Bukankah ini Halal. Bekerja itu menyenangkan.Nanda tidak malu. Nanda justru merasa hebat, bisa membantu ayah. Dibandingkan mereka..
loh..sekarang kenapa Ayah Bunda menangis? Apa!? kalian bilang kalian akan jarang menegokku disini, karena tak ada ongkos buat kemari?
Ayah...Bunda.. Nanda bukan anak kecil lagi.Nanda sudah menjadi mahasiswa!
Nanti..rasa kangen Nanda akan nanda sampaikan kepada ALLAH, terus.. nanti Allah akan menyampaikannya kepada Ayah dan Bunda. Allahkan punya banyak malaikat...
Tidak apa-apa Ayah..tidak apa-apa Bunda...
Nanda senang tiap pagi berjalan ke kampus..
Nanda senang tiap hari makan nasi jagung
Nanda senang walau Ayah Bunda jarang hadir disini
Nanda akan selalu tersenyum..
Biar Ayah Bunda tidak khawatir padaku...
Nanda akan selalu ceria..
biar ALLah pun selalu tersenyum padaku :)
Kepada kawan,kepada sahabat, kepada bu warung, kepada bu dosen, pak dosen, Kepada DUNIA...!
Nanda akan selalu tersenyum..
Nanda tidak akan menangis..tidak akan menangis.........

Jumat, 04 Agustus 2006, 00:45 Dini hari, Di kamar kost

" Demikian itu disebabkan karena perbuatan tanganmu sendiri. sesungguhnya Allah sekali-kali tidak menganiaya hambanya " ( Al-Anfaal (8):51)

Selamat malam Ayah...Bunda...
Tulisan ini entah yang keberapa kalinya kutuliskan untuk kalian.
Bagaimana keadaan Ayah dan Bunda?
Nanda...?1?
ah..Alhamdulilah ..Nanda disini masih bisa tersenyum pada dunia.Namun entahlah, apakah hanya lahir nanda yang mampu tersenyum sedang batinku menangis. Mampukah kusembunyikan ini kepadamu ayah... Saat akhirnya kuberlari bagai pengecut dan menangis. Nanda telah kalah.
Maafkan nanda ayah..Nanda tak mampu membendungnya.
ya bunda.. maafkan nanda. Embun mata ini akhirnya pecah. Nanda telah gagal. Nanda gagal di semester ini . Nanda khilaf, nanda terlalu ceroboh, Nanda terlalu...ah
Ayah... jangan kau hukum nanda karena diammu, karena nanda tau ayah tak pernah mengetahuinya . Sanggupkah nanda mengatakan bahwa nanda gagal...?. Sanggupkah nanda menahan sakit ini dan bangkit kembali?
begitu banyak harapan yang ayah bunda berikan pada nanda . Begitu banyak senyum dan doa yang ayah tanamkan pada sebuah mimpi.Yang ayah telah nantikan di kemudian hari.
Bagaimana bisa Nanda lupa akan itu semua..Mampukah nanda kembali pada hari yang membanggakan itu. Mampukah nanda mengembalikannya..
Bunda..begitu besarkah arti sebuah nilai ..
Apakah suatu kebanggaan hanya didapat dengan bernilai A ?
ayah, katakanlah padaku. apa nanda telah gagal? Apa nanda saat ini tak berarti lagi. Apakah senyummu begitu berarti dalam sebuah nilai ?
Ah.. hati ini begitu sakit bunda. Sakit.. Nanda telah mengecewakan bunda. Nanda tak ingin bunda tau. Bibir ini terlalu beku untuk bertemu. Nanda tak ingin ayah kecewa.
Biar nanda simpan saja. Biar nanda yang menangis sendiri. Biar nanda saja yang merasa sakit...
Nanti, kan kubawakan mimpi yang lain. Nanda berjanji, InsyaAllah takkan khilaf lagi. Mungkin malam ini, nanda perlu menutup mata. Merenung dan instropeksi. Besok, embun mata ini takkan pecah lagi . cukup hari ini..
Bu dosen, pak dosen ...maafkan saya yang mungkin sedikit mengecewakan. Tapi, saya yakin anda pun pasti punya anak . Maka mengertilah..mengertilah.. kami bukan seharga nilai..kami hanya seorang anak. Yang berusaha berlari terseok mengejar mimpi...
Selamat malam ayah..selamat malam bunda..selamat malam bu dosen, pak dosen. selamat malam kepada semua yang terbangun malam ini. Tuhan masih selalu tersenyum pada kita . ... Allahu ya Azis..ya aliimu..ya ghofar
"....dan sekali-kali tidaklah Rabbmu menganiaya hamba-hambaNya" Fush shilat(41):46

Senin, 11 September 2006 04:45 dini hari, di kamar kost

SELAMAT PAGI ALLAH...!!!1
Bismillahirrahmanirrahim.....cukup hari lalu. Kan kumulai dengan yang baru.
Selamat pagi Ayah..Selamat pagi Bunda...Selamat pagi kawan, pak dosen, Bu Dosen...selamat pagi semua...Selamat pagi DUNIA! Semangat...semangat..semangat..!!
SEMANGAAAAT!!!

Ayah..bunda.. nantikan nanda dikemudian hari...mimpi itu kan kubawakan untukmu.
Sungguh .aku mencintai diriku. Nanda akan berjuang lagi. Doakan nanda ya bunda..Bismillah...

Rabu, Agustus 02, 2006

AKU HANYA SEORANG ANAK

Pak...
saya tak mengerti mengapa kau membenciku
Sebegitu mendalamnya kah dihatimu
hingga memvonisku nilai C
Nilai yang membuatku jatuh
dan apa salahku..?
Pernahkah kumenyakitimu
adakah aku penjahat di matamu
tak berartikah niatku selama ini
Tak berartikah kerjaku di depanmu..?
Pak...
Haruskah sebuah nilai di dapat dari kebaikanmu
dan pembelajaran tak berarti ?
Pak....
seandainya kau yang mengalaminya,
atau anakmu kelak di suatu hari
Sakitkah hati dinilai secara subyektif ?
Pak..
Pernahkah terbayang jiwa seorang anak yang kau nilai
pernahkah kau mengalami sakit yang mendalam
Ibarat dituduh membunuh
padahal kau tak tak membunuh
Pak..
taukah kau akibatnya?
Tak hanya aku..mungkin mereka
aku tak tau jika memang ada
Semoga hanya aku
Pak...
Kami bukanlah boneka yang bisa di mainkan sebagai coba-coba
kami manusia ,
seorang anak dari seorang ibu, seperti anakmu...
Seorang anak dari seorang ayah
seorang anak yang mereka nanti
Putri disuatu hari...
(020806)

Jumat, Juli 14, 2006

TUGAS....OH..TUGAS

Hari- hari menjelang endtest. Beberapa mahasiswa sibuk.... Bolak balik masuk rental komputer, bolak- balik sibuk masuk kost satu ke kost yang lain. Semua terlihat sibuk..kening berkerut, wajah tertekuk, sibuk mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas . Ya.. TUGAS!. Bukan sibuk belajar persiapan endtest. Bahkan sehari sebelum hari H. hampir semua sibuk di depan komputer. Hingga larut malam, di bela-belain bergadang. Menyelesaikan TUGAS!. namanya juga mahasiswa Bung !. Sepertinya minggu ini telah di nobatkan sebagai minggu penyelesaian TUGAS !!

Dilematis ! Tapi inilah yang terjadi. Seperti malam ini, dua manusia sejenis telah berniat bergadang dalam ruang 3x 3,5 untuk mengetik laporan dari tugas ABC yang belum terselesaikan secara bergantian. Dengan terkantuk-kantuk, mata pedih, di tambah perut agak sedikit keroncongan gara-gara lupa makan atau entahlah karena malas untuk beranjak. Alasan lain " ngirit...uangnya mending buat fotokopi tugas, buat ngeprint,rental , jilid tugas". Salah satu dari mereka berteriak " Wadooohhh.....2 hari lagi endtest, belum BELAJAR bo! Tugasnya mana bejibun. Ya ALLAH.. Proyek dan programku masih gagal pula...

Sementara sebagian manusia di bagian bumi kost yang lain ada yang jingkrak-jingkrak kegerahan garuk-garuk kepala, mata melotot gara-gara proyek programnya selalu terpampang tulisan " ERROR 3 : UNKNOWN IDENTIFIER " dengan warna merah. Sebagian yang lain justru hampir pingsan gara-gara proyeknya justru 'jebluk' gara-gara saking ngantuknya membuatnya salah pasang IC. Dan sebagian yang lainnya lagi bahkan menangis-nangis hampir koma gara-gara seluruh datanya hilang alias lenyap habis terkena virus.AAAAKKRRGGHH !!!!. Kalau ngga ada tugas, bukan mahasiswa namanya. Belajar endtesnya kapan?. Yang lain menimpali " Hallaaah.. gampang. Belajarnya pas malam senennya aja . Sekarang yang penting tugas selesai dulu" Hehe..SKS maksudnya?Sistem kebut Semalam. Ternyata masih jaman ya... belajar sistem begini. Merakyat kaleee...membudidaya turun temurun Bung !!.

Malam semakin larut. Ditemani suara jangkrik dibalik jendela dan lirihan musik dari radio, kipas angin dengan volum 1 2 manusia itu masih berkutat dengan apa yang ada di depannya masing-masing. Tumpukan buku bertebaran dilantai, kasur diatas komputer, kolong ranjang, belakang lemari... Yang satu akhirnya berkata " Gantian Gih ngetiknya..tinggal 8 JoB lagi nih " .Sesuai kesepakatan mereka bagi2 tugas sementara yang lain istirahat " tak tinggal tidur bentar ya..nanti kalau sudah, aku bangunin.". kerjapun dilanjutkan, disamping kawannya yang tertidur. hingga malam beranjak, dan setan-setanpun berkelioaran, meniupkan godaan perlahan-lahan dan iapun terlelap, lelah..menanti akan adanya keributan di pagi hari. Sedang dibumi kost bagian lainnya listrik tiba-tiba padam dan..." AAAGRRKKGR...BELUM DI SAVEEEEEEE......" (140706;02:04)

Selasa, Juli 11, 2006

CERITA DIHARI NANTI..

Tahun ajaran baru telah dimulai lagi, selamat datang para mahasiswa baru..,selamat datang di duniamu yang baru, dunia yang berwarna .dunia yang butuh kemandirian, dunia yang saatnya kau di sebut dewasa..Remaja yang mencari jatidiri. mencoba menjadi diri sendiri. ya..dunia yang kau bayangkan adalah dunia yang istimewa, Dimana saatnya daya pikirmulah yang digunakan. Dunia yang telah kau nanti-nantikan . Namun tak semua remaja merasakan, dunia yang mahal, yang butuh pengorbanan, yang butuh perjuangan. Beruntunglah kalian.Mahasiswa. ya, sebuah fase yang katanya istimewa. Yang dapat merubah zaman. Memasuki sebuah kampus. Seorang mahasiswa baru takkan terlepas dengan yang namannya ospek. ya..walaupun namanya telah berubah-ubah disebabkan adanya insisden-insiden yang tak diinginkan atau sekedar dirasa tak relevan lagi. toh bentuk kegiatannya tetap sama. OSPEK.Lagipula tak lengkap rasanya menjadi seorang mahasiswa jika tanpa adanya ospek. Tidak munafik, secapek bagaimanapun badan saat kegiatan ospek, mengeluh ini itu. Kegiatan ospek toh akan menjadi sebuah bahan cerita yang menarik dikemudian hari.

Ospek selalu menjadi perhatian banyak orang tiap tahunnya. hingga isu-isu yang berkembang di masyarakat dengan adanya tindakan kekerasan, menyebabkan timbulnya kontroversi disana sini mengenai pengadan kegiatan Ospek. Namanya pun kemudian berubah-ubah. Dari mulai Mapram ( masa prabakti mahasiswa), maperma ( masa perkenalan mahasiswa), OS ( orientasi Studi), POSMA, BISMa ,dan nama-nama lainnya, setiap kampus punya nama-nama sendiri. Di dikampusku sendiri ada yang namanya Warna kemudian KIBAR, LDK, OPEMA, dan entah apa lagi. Toh tetap saja terlaksana. Ospek takkan berubah. OSPEK tetaplah OSPEK. Cuma masalahnya terkadang kegiatan ini disalah gunakan oleh para senior yang tidak bertanggungjawab. Merasa berkuasa, seakan-akan peraturan yang di buat adalah benar. Dan mahasiswa junior selalu salah. Kadang karena telah merasa mahasiswa senior, mereka berhak melakukan apa saja, termasuk menyakiti junior. woii padahal itu anak orang Bung!. Mereka masuk kampus juga bayar. Tujuan mereka pun sama. Kuliah. mengejar mimpi!. Hanya senior yang kurang waras saja yang melakukan penyalahgunaan ospek secara sangat tidak wajar.

Tapi tidak semua senior dikampus demikian dan tidak semua universitas maupun akademik demikian. Kegiatan OSPEK memiliki maksud yang positif. sangat baik, jika ini benar-benar dilaksanakan sesuai fungsinya. Dan benar-benar akan sangat menarik. Yakin deh ini akan menjadi cerita yang akan sangat menarik kelak. Bandingkan saja dengan mereka yang tak melaksankan OSPEK. Semua akan datar-datar saja. Jadi, sebagai mahasiswa baru , jalani dan nikmati saja kegiatan ospek ini. Suatu tindak kekerasan saya kira bukan jamannya lagi, yang ada adalah ketegasan. Namun bagi mahasiswa junior pun, jangan karena telah begitu banyak pembelaan oleh masyarakat, tindak ketegasan mahasiswa senior pun disalah artikan sebagai tindak kekerasan. Mahasiswa bukan lagi anak manja. ya..setidaknya senior dan junior saling mengertilah. kita pikir, sebagai mahasiswa telah taulah mana yang layak dan tidak layak, mana yang baik dan tidak baik, mana yang wajar dan tidak wajar. Capek, dikerjain, ah biasa..masih wajar kok. lakukan saja dengan senyuman. Toh takkan lama, semua itu akan berlalu. Ambil hikmah dan positifnya saja.

SANG DALANG

Puluhan Mahasiswa berlari menuju lapangan. Berebut dan tergesa. tak peduli berat dan ribetnya atribut yang mereka kenakan. Peluh mengucur dengan perut yang mungkin masih kosong keroncong.Berangkat pagi buta yang mungkin badanpun tak sempat terguyur air. Detak jantung berdegup kencang menahan sebuah rasa ketakutan. Tangan yang dingin berharap tak kena inspeksi. wajah- wajah di depannya seolah-olah telah berubah menjadi setan yan menakutkan. Suara seakan tersekat, tenggelam dan tertelan. Tak lepas untuk mantan seorang komandan kopassus atau ketua osis sekalipun yang identik mampu berkoar nyaring hanya terdiam dan rebah bahkan untuk seorang yang dulunya preman atau jagoan kelas. Aneh...namun mereka pernah mengalami sang pelaku atau yang " dilaku ". Aneh...seolah tak pernah terjadi. Lucu... seakan ini cerita pertama sepanjang hidup..

Peranan atau kita yang berperan didalamnya!?. Sebuah cerita dengan akhir yang dapat di tebak ataukah kita yang bodoh?. Yang kadang menimbulkan nyata . Terbawa arus ?!. Keduanya pun terjebak dengan peran. Sebuah cerita yang sempurna . Apik. Yang terkadang menjadi sebuah kontroversi sampai permasalahan dunia. Benar-benar membuat kita tak habis pikir. Lucu.. itulah cerita. Ikut bermain mengikuti ataukah terjebak menghayati sebuah peran?. Hebat. Coba pertanyakan, lalu siapa tuan dari semuanya? Siapa ujung, sutradara, dalang dari cerita ? Bukan pelaku atau yang melakukan, bukan ? Karena keduanya berada dalam cerita . Lalu siapa.. mungkinkah orang " tertinggi " di kampus ini ? Entahlah... jalani saja. Anggap saja sebuah cerita. sepenggal kisah dalam hidup. Menyakitkan, namun kadang dirindukan. Jangan munafik..Bukan begitu ?.( 110706)

Jumat, Juni 02, 2006

SATU KEAJAIBAN DALAM AYAT-NYA

Mataku terpaku pada apa yang kulihat didepanku, suatu hal yang tanpa sengaja kutemukan. SubhanaAllah, betapa besar kuasanya, dadaku terasa bergetar, tanganku terasa dingin. Pipiku basah karenanya.Benar-benar luar biasa!. Berulang-ulang saya terus membacanya kata demi kata......ALLAHU AKBAR !! ini benar-benar kuasa Tuhan. Kulihat tahun penulisanya Okt 99', itu artinya sudah 7 tahun artikel ini tertulis. Kenapa baru sekarang saya baru tahu ? Ataukah yang lain sudah mengetahuinya.

Ah....tidak apa-apa saya akan menuliskan kembali apa yang baru-baru ini saya temukan. Sedikit berbagi dengan yang lain. Semoga ini bisa menambah dan mempertebal iman kita.
Ini penemuan saya..:

(penelitian Dr. Ahmad Khan Samer Chowadhary dari Duke University)
[Hudzaifah.org]

Ketika menjejakkan kaki di kantor Dr. Ahmad Khan, perasaan saya berkata, wawancara kali ini bukanlah wawancara biasa. Perasaan ini muncul karena salam penuh semangat Dr. Ahmad Khan. Mata Dr. Ahmad Khan berbinar-binar. Dia seperti sedang menekan kebahagiaan yang luar biasa. Lelaki di hadapan saya bukanlah Dr. Ahmad Khan yang di kenal rekan-rekannya sebagai pria lembut dan pemalu. Dr. Ahmad Khan ini penuh percaya diri dan tenang.

Saya mulai bertanya-tanya pada diri saya sendiri apakah saya tidak salah mendengar berita yang membawa saya kepadanya? Dr. Ahmad Khan menuturkan, dia tidak hanya menemukan bukti tentang pengarang Al Qur'an, namun juga "pengarang" manusia !

Hanya sedikit yang saya ketahui ketika melangkahi pintu lab genetik. Saya tidak mengira akan menemui ilmuan yang penemuannya akan sehebat Galileo, Newton dan Einstein. Saya pikir saya akan sekedar mewawancarai perkembangan bukunya tentang genetik dan islam. Saya merancang pertanyaan sekitar moralitas kloning, sedikit sisipan tentang ilmu genetik dan bagaimana menempatkan genetik dalam perspektif islam. Bayangkan saya berantakan

--- Saya teranganga " Anda bercanda, kan?" ---

" Tidak! Subhanallah! Tidak! " Dia tertawa sangat lebar sembari menyingkirkan tumpukan kertas di mejanya. Saya menoleh pada dinding kantornya. Kalau tidak karena kaligrafi ayat kursi dan foto keluarga, dinding itu kosong. Tidak ada pertanda ruangan ini di tempati lulusan Summa Cumlaude dari Duke Uiversity. Walau dia ilmuan muda yang tegah menanjak, terlihat cintanya tertumpah hanya untuk Allah dan penelitiannya, ijasah dan penghargaan, baginya sekedar sebentuk kertas. Pertanyaan yang saya siapkan tidak sesuai lagi. Saya mencoba menggali bagaimana sebenarya penemuan dan apa sesugguhnya yang dia dapatkan.

" Telah beberapa tahun sejak pendidikan doktoral, saya berfikir tentang kemugkina adaya iformasi lain salain konstruksi polipeptida yag di bangun dari kodon DNA. Setelah shalat Jum'at, saya mendapatkan gambaran samar. Saat itu imam membaca satu ayat dan saya megaitkanya dega DNA "

Dr. Khan bagkit, meraih Al Qur'an di rak tertigginya. Al Qur'an itu lecek. Kombinasi yang menarik, ilmuan dan pecinta kitab suci. Dr. Khan mencium Al Qur'an dan membuka halaman tertentu " Audhu billaahi min asy syatan ir-rajiim. Bismillaahirrahmaanirrahiim. Sanuriihim ayatinaa filafaaqi wafi anfusihim hatta yatabayyana lahum annahu ul-Haqq..." artinya :
" Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan PADA DIRI MEREKA SENDIRI, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa Al Qur'a itu adalah benar...."

---- " surat apa itu ? "----

"Fussilat ayat 53. Kamu mungkin pernah mendengar ilmuan bernama Keith Moore ?"

--- " Rasanya.... Bisa menyegarkan ingatan saya?"---

" Keith Moore ahli embriologi. Setelah membaca Qur'an, dia melihat kesamaan antara penjelasan Al Qur'an dengan ilmu pengetahuan modern. Dari sini dapat kita simpulkan Qur'an memberika bukti kebenaran dalam diri kita. Empat belas abad yang lalu mikroskopis belum di kenal. Saya lantas menyadari Qur'an memiliki beberapa tingkatan arti. Sebagian hanya di ketahui Allah. Ketika medengar surat itu, saya lihat 'ayatiinaa', menggunakan kata yang sama maknanya dengan ayat Allah. Dan 'ayatiinaa' ini ada dalam diri manusia. Saya mempelajari genetik. Saya memperkirakan ayat yang dimaksud ada dalam DNA kita."

----" Spekulasi bukan ?"---

"Pertama kali , ya. selanjutnya saya memperoleh petunjuk samar. Ada kemungkinan ayat Qur'an bagian gen manusia. Satu hal yag perlu di catat, banyak DNA hadir tanpa memproduksi protein sama sekali. Area tanpa produksi ini di sebut junk DNA atau DNA sampah. Masya Allah, ternyata area itu dari makna sampah. Sebalikya itu adalah kata dari Allah, Pencipta, tanda kebesaran Allah, bahwa Allah yang memberi nafas kehidupan kita."

---" Bagaimana Anda menguji hipotesa Anda dan dengan siapa lagi Anda mendiskusikan ini?"---

"Lab Gen mendapatkan proyek dari pemeritah untuk meneliti gen dan kecerdasan. Ketika ide ini mucul, kami sedang berkonsentrasi pada area kromosom 19. Saya berdiskusi dengan adik lelaki saya, Imran. Imran ahli analisa sistem. Saya mengajaknya berfikir tentang cara menemukan ayat Al Qur'a dalam kromosom 19. Ini pekerjaan sulit. Kami harus menemukan huruf arab yang mungkin di bentuk dari kodon melalui sistem perlambangan dan meneliti apakah kombinasi ini menghasilkan ayat Al Qur'an. Januari tanggal 2, pukul 2 pagi lalu kami menemukan ayat yang pertama, alhamdulillah. " Audhu billahi min asy sytan ir-rajim.Bismillaahirraahmaanirrahim. Iqra bismirabbika ladzi khalq " Artinya : "Bacalah degan nama Tuhan yanng menciptakan!"

---" Ayat yang pertama di turunkan pada Rasulullah SAW?"----

"Ya! Saya juga terkejut. Begitu kami menemukan ayat yang pertama, ayat yang lain muncul satu demi satu secara cepat. Sejauh ini kami telah menemukan 1/10 ayat Qur'an. Setelah itu tersendat. Kendalanya masih banyak gen yang belum diteliti ilmuan. Walaupun kami ingin meyebarkan penemuan kami secepatnya, kami harus meyakinkan kepala kami terpasang dengan benar. Beberapa pekan lalu saya berdiskusi dengan beberapa ahli genetik. Semoga penemuan ini bisa di sebarluaskan musim gugur ini.

Saya yakin penemuan ini luar biasa dan saya berani mempertaruhkan karir saya untuk ini. Saya telah membicarakan penemuan saya dengan dua rekan lab saya. Percayalah, ini kali pertama Clive dan mMartin (dua rekan kerja) mau berdiskusi tentang agama atau islam. Saya juga menyurati dua ilmuan yag selama ini sinis terhadap islam; Dan Larhammar dari Uppsala University Swedia dan Aris Dreismana dari Universitas Berlin. Saya yakin mereka takkan sinis lagi."

Dr. Khan menyodorkan dua halaman kertas. Yang satu di penuhi huruf T, C, G dan A. Yanng lain huruf arab yag jelas terbaca, bahkan 'Qaf' dengnan dua titiknya. Saya menanyakan artiya.


"Surat Al Baqarah ayat 6, bunyinya : "Bagi orang tak beriman, sama saja bagi mereka apakah kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan; mereka tak kan percaya"
Halaman yang satu lagi memuat kombinasi nucleotida. Setiap tiga kode melambangkan satu huruf arab."

---"Apakah ada pesan untuk para pembaca ?"---

"Semoga penerbitan buku saya " Qur'an dan generik " semakin menyadarkan umat islam, Islam jalan hidup yanng lengkap. Kita tidak bisa memisahkan agama dari ilmu, politik, pedidikan atau seni. Semoga non muslim menyadari tak ada gunanya mempertentangkan ilmu dan agama."

Saya menghirup minuman saya, menatap mata coklat Dr. Khan seksama. Saya yakin Isnya Allah sedang menatap masa depan umat.

Subhanallah, luar biasa bukan ! Saya tidak tahu apa yang ada dalam pikiran kawanku saat ini. Saya terus memikirkannya. Bayangkan jika satu kata saja dalam Firman Allah begitu besar artinya, dan luar biasa kuasa yang diperlihatkan. Mungkinkah kata-kata dalam ayat-ayat Allah yang lain juga terdapat kekuasaan Allah. Dan ya..... Saya yakin pasti ada. Tak ada yang sia-sia dari apa yang telah diciptakanNya. Dan kemudian saya berfikir lagi, seandainya ilmuan-ilmuan besar eropa di sana seperti Einstein, Galileo, Newton dan ilmuan-ilmuan besar lainnya adalah seorang muslim, penganut agama Allah, mungkin mereka akan menemukan hal-hal yang lebih besar dan hebat lagi dari apa yang telah mereka temukan dulu. Dan saya pun berkata dalam hati, betapa meruginya mereka. Lalu apakah kita juga akan mejadi orang yang merugi?.

Kawanku belum ada kata terlambat. Masih banyak ayat-ayat Allah yang perlu digali kebesarannya. Masih banyak rahasia yang disembunyikan Allah dalam ayatNya. Semoga saja dengan ini kita semakin semangat untuk menuntut ilmu. Benar kata Dr. Khan, kita tidak bisa memisahkan agama dari ilmu, politik, pendidikan atau seni.(Mty,TA 15.020606)

Selasa, Juni 28, 2005

Makhluk Aneh

27.06.05 ; 22:01
Aku adalah sebuah sosok. Sosok seperti apa aku, akupun tak tau. Karena akupun masih tak mengerti siapa aku. Seperti apa aku? Tak usah kau pertanyakan bagaimana bentukku. Mungkin aku sama seperti kalian, pikirmu. Tapi, menurutku aku beda, aku aneh. Maka mungkin kau akan menjauhiku jika kita bertemu. Aku ini hidup sendiri. Bukannya sendirian, tapi seperti sendiri. Aku ini bebas, tapi tidak lepas. Orang bilang aku sebatang kara, tapi aku punya orang tua. Hidupku mengambang dan tak mengerti harus kemana. Seperti terbang kesana dan kemari, tapi aku punya tempat. Mereka bilang aku tak punya hati, tapi aku punya hati. Tinggalku dilorong-lorong sunyi. Makananku suara-suara nyaring langsung masuk ke hati. Kata orang kalian punya lambung, dicerna didalamnya, tapi aku dicerna didalam jantung. Jantungku besar detaknya cepat. Hatiku kecil tapi lapang, kata mereka, karena aku sendiri tak pernah melihat hatiku. Tapi, aku dapat merasakannya.

Seperti drakula, aku tak mampu melihat terang. Kegelapan mengikutiku, seperti sayap dibelakangku. Melekat. Pernah suatu kali kuambil pisau dan coba kupotong. Aku bosan punya sayap gelap. Berat. Ingin aku ganti dengan sayap terang, karena pencarianku dengan terbang. Terbang mencari cahaya. Satu lagi, mereka bilang aku tak punya cinta. Apa itu cinta, akupun tak tau. Bagaimana bentuknya?Bulatkah, kotakkah atau sebuah benda pusaka?. Apa dia bisa dimakan?Aku ini selalu lapar, karena sosokku ini hanya mencari cahaya. Aku ini bukan kunang-kunang, bukan makhluk drakula, bukan pula sepertimu. Aku ini makhluk aneh. Jika suatu saat kau bertemu makhluk seperti ini. Maka itulah aku.

Senin, Juni 27, 2005

mimpiku......

26 juni 2005 ; 12 :00

Aku mempunyai impian. Aku memiliki khayalan... Dan betapa inginnya segalanya jadi kenyataan, karena kuinginkan adanya kesempurnaan. Impian kecil ingin segera kuwujudkan.,masih dengan semangat dihatiku. Namun saat kusadar, aku hanya sendiri... betapa takutnya aku. Aku tak mampu melakukannya sendiri, dan aku butuh yang lainnya pun mengerti, karena sungguh aku butuh banyak dukungan. Mereka bilang " Impian kecilmu itu bagus, laksanakan". Ya, sebenarnya aku ingin segera melaksanakannya. Berlomba dengan waktu, aku tak ingin kehilangan waktu. Tapi bukan kata yang kubutuhkan, tapi gerak. Akupun tak mampu bergerak. Memandang hal lain, membuat nyaliku sedikit ciut. Tapi aku ingin... Aku sangat ingin, wujudkan impian itu. Waktu, detikpun tak pernah berhenti, tak mau istirahat sekedar menungguku. Sungguh, aku semakin takut. Ketakutan terlewatinya hari itu, dan kehilangan waktu yang ditentukan. Dan merekapun sepertinya tak peduli. AKu terdiam, itulah salahku. Seharusnya aku mampu mengatakannya. Mengatakan kepada mereka, dan memintanya, kepada semua...karena akupun tak tau hasilnya.

Kemarin, entah kini yang kulakukan untuk membanggakan hatiku, ruhku dalam jiwaku adalah memimpikannya dengan segala kesempurnaanya tanpa cela. Hebat bukan?. Dengan segala kebanggaan, senyum dan penghargaan, sanjungan yang kudapatkan, yang nyatanya hanya dibawah alam sadarku. Membuka mataku dengan segala cahaya nyata kulihat. Nyata kulihat diriku yang seutuhnya tanpa ada perubahan. Miris, dan aku tak mapu menangis.. Kenyataan aku benar-benar butuh kalian semua. Aku butuh...kalian mengerti segalanya. Memahami dalam kesibukan kehidupan kalian, tanpa harus kuungkapkan dengan seluruh lisanku. Pribadiku tak mampu seperti kalian. Namun, semangatku mampu kuluapkan, karena itulah aku.

Impian besarku mungkin kelak kuinginkan nyata. Hanya menanti dengan RidhoNya. Tak hanya mengikuti arus, tapi akupun akan mencari, dengan keberanianku dan kemandirianku. Perubahan yang kuinginkan, pribadi dan hidupku....karena aku adalah raja dari segala ruh dan jiwaku. Tubuh, jasad dan pikiranku...